Kedepankan Tindakan Persuasif Humanis, Petugas Patroli Gabungan Imbau Warga Hindari Kerumunan

judul gambar

Blora, mediapantura.com – Petugas gabungan yang terdiri dari TNI Kodim 0721/Blora, Polsek Blora, Satlantas Polres Blora, Satpol PP, serta Dinkominfo Blora menggelar patroli malam di sejumlah tempat di Kabupaten Blora, Selasa (24/03/2020). Patroli ini menyasar tempat berkerumunnya warga yang biasa kongkow pada malam hari.

Dengan menggunakan pengeras suara, petugas meminta agar warga yang sedang kongkow atau berkerumun di warung lesehan untuk segera membubarkan diri. Mereka diminta untuk segera pulang dan tidak berkerumun.

Kapolres Blora, AKBP Ferry Irawan,S.I.K. melalui Kasatlantas Polres Blora, AKP Dodiawan,SH,S.I.K. mengungkapkan, patroli ini digelar secara dialogis agar masyarakat sadar akan berbahaya virus Corona.

“Jadi kita gelar secara dialogis. Kita himbau warga yang kongkow untuk segera pulang. Kalau mau beli makanan silahkan, tapi dibungkus langsung dibawa pulang. Jangan berkerumun karena dikhawatirkan bisa terjangkit virus Corona,” ucap Dodiawan.

Lebih lanjut mantan Kasat Lantas Polresta Banyumas ini membeberkan bahwa dalam masa antisipasi wabah corona ini, Polres Blora gandeng instansi terkait untuk melakukan tindakan persuasif humanis, “Jadi kita utamakan tindakan persuasif humanis, semata mata untuk mencegah penyebaran virus corona, terutama di kabupaten Blora,” beber AKP Dodi.

Adapun patroli gabungan malam ini menyusuri jalan Pemuda Blora, Alun alun Blora, Pasar Sido Makmur Blora, Lapangan Kridosono, serta di kawasan Blok T Blora.

Edi, salah satu warga Bangkle yang nongkrong dialun alun Kabupaten Blora mengaku kaget ketika dihampiri patroli gabungan tersebut, namun setelah mendapat arahan dan penjelasan dari petugas, dirinya beserta teman temannya memutuskan untuk pulang, “Demi kebaikan bersama, kami akan patuhi petugas,” ucap Edi.

Untuk diketahui patroli imbauan agar warga disiplin menaati instruksi pemerintah dalam masa antisipasi wabah corona akan terus dilakukan oleh aparat gabungan di Blora, dimana dengan tujuan utama adalah untuk menjaga kabupaten Blora, agar tidak terjangkit wabah virus yang mematikan tersebut. “Patroli serentak akan terus dilakukan di enam belas kecamatan di kabupaten Blora,” pungkas AKP Dodiawan.(red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *