513 Embung di Bojonegoro Bisa Difungsikan Mengurangi Banjir

judul gambar

Bojonegoro, mediapantura.com – Pembangunan embung di Kabupaten Bojonegoro terus berlanjut. Setidaknya pada Februari 2020 ini tercatat sudah ada 513 embung yang tersebar di 208 desa pada 28 kecamatan, di Kabupaten Bojonegoro. Keberadaan embung tersebut dinilai sangat membantu warga. Salah satunya adalah mencegah terjadinya banjir.

Kabid Air Baku Irigasi Dinas PU Sumberdaya Air Kabupaten Bojonegoro Iwan Kristiawan mengatakan pembangunan embung hampir setiap tahun terus dilakukan. Program itu mulai dilakukan sekitar tahun 2008 yang lalu. “Masih terus berlanjut. Jadi tergantung desa yang mengajukan permintaan pembuatan embung,” beber Iwan, Jumat (28/2).

Embung-embung tersebut, lanjut Iwan adalah sebagai sarana penunjang atau tempat menampung air saat musim penghujan tiba. Dan air itu nantinya bisa dimanfaatkan untuk pengairan lahan pertania saat musim kemarau. “Jadi kalau musih penghujan bisa menampung air. Kan bisa mencegah banjir juga,” tegasnya.

Diketahui, Kabupaten Bojonegoro ini memang kerap kali terjadi banjir saat musim hujan. Kemudian, sebaliknya akan terjadi kekeringan ketika musim kemarau. Sehingga, pembuatan embung masih dilanjutkan hingga saat ini.

Selain mencegah banjir dan sebagai pengairan di lahan pertanian saat kemarau. Embung juga bisa dimanfaatkan sebagai tempat wisata. Seperti embung yang ada di Desa Bendo, Kecamatan Kapas. Disitu ada embung yang di sekelilingnya dihias dengan pepohonan dan bangunan sederhana. Bahakan juga di beri bibit ikan ketika besar bisa dipancing. (top/red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *