Bojonegoro, mediapantura.com – Tindakan pelajar SMA dan SMP di Bojonegoro ini sungguh mencoreng nama baik pendidikan. Sebab, ada 13 pelajar SMA dan SMP bolos saat jam sekolah, Selasa (14/1).
Akibat perbuatanya itu, mereka diamankan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) di warung kopi, Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander. Mereka pun pangsung dibawa ke Kantor Satpol PP untuk diberi pembinaan.
Sesampainya di Kantor Satpol PP, barang bawaan mereka diperiksa oleh petugas. Baik itu isi tas dan handpone (HP) android. Mirisnya ada salah satu HP milik pelajar tersebut, diketahui menyimpan video sur (porno).
Tak hanya itu, ada juga pelajar yang anggota tubuhnya ditato. Yaitu dibagian legan tangan dan dada. Mereka dihukum dengan baris-bernaris, menghafalkan pancasila. Apabila ada yang tidak hafal mereka diminta untuk pust up.
“Kami setiap pagi melakukan operasi (razia). Ternyata mendaptkan laporan dari warga. Ada siswa sekolah bolos. Jumlahnya ada 13 anak dari SMA 8 orang dan SMP 4 orang,” ujar Plt Kasatpol PP Bojonegoro Arief Nanang.
Kemudian, lanjut Nanang, para pelajar dimintai untuk membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali. Selain itu, pihak Satpol PP juga memanggil pihak guru sekolah masing-masing. (red)





