Dituding Lakukan Pungli, Kapolsek Trucuk : Saya Tidak Pernah Meminta Uang

judul gambar

Bojonegoro – Kapolsek Trucuk AKP Mulyono diisukan disebuah pemberitaan disalah satu media online (siber) diduga telah melakukan pungli (pungutan liar) kepada kontraktor yang melakukan pengerjaan proyek di Kecamatan Trucuk. Dan hal itu menyebabkan kontraktor yang mengerjakan proyek di Kecamatan Trucuk Kabupaten Bojonegoro resah. Hal itu dibantah oleh Kapolsek Trucuk AKP Mulyono.

Ia menegaskan dirinya tidak pernah meminta-minta sesuai yang dituduhkan oleh pemberitaan di media tersebut.

Bacaan Lainnya
judul gambar

“Kami Kapolsek Trucuk AKP Mulyono ingin menyampaikan terkait dengan informasi bahwa ada dugaan Kapolsek Trucuk meminta ataupun pungli atau minta uang kepada pihak kontraktor yang diberitakan oleh media,” tegas Kapolsek.

Ia meluruskan terkait awal mula masalah berita tersebut berawal dari adanya proyek yang dilaksanakan di wilayah Mori (Desa Mori) di situ ada pemberitaan dari salah satu wartawan (jurnalis) yang menyatakan proyek box culvert di Desa Mori Kecamatan Trucuk menuai kecaman publik.

Atas pemberitaan tersebut maka, “Kami sebagai kapolsek yang tidak menginginkan adanya gangguan Kamtibmas di wilayah kami, maka kami datangi, mendatangi lokasi tersebut (yang viral dipemberitaan), dan memang benar saat itu sedang ada proyek pemasangan box culvert,” ujar Kapolsek kepada awak media.

Singkat cerita niat Kapolsek mendatangi proyek tersebut karena adanya pemberitaan dimedia yang menyebut bahwa proyek di Desa Mori menuai kecaman publik dan ingin berkoordinasi dengan pihak kontraktor agar tetap terciptanya kamtibmas dan tidak mengganggu warga (dengan adanya proyek tersebut).

Sementara itu, Kontraktor di Kecamatan Trucuk Sopaidi saat ditanya terkait isu tersebut menegaskan jika tidak ada pungli. “Mboten (tidak) bapak. Dan gak ada isu seperti itu. Tidak ada pungli,” tambah Sopaidi saat dihubungi media ini.

Kontraktor lain yang mengerjakan proyek di Kecamatan Trucuk Imam mengaku tidak masalah ( tidak merasa dirugikan atau tidak merasa dipungli), “tidak ada masalah,” tegas Imam saat memberikan keterangan via Whatsapp yang didengar oleh awak media ini. (res/*)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *