Reporter: Ahmad Fauzi
Bojonegoro, mediapantura.com – Guna mempercepat Herd Imunity Sekaligus Mempercepat Pencegahan Covid-19 di semua Golongan baik masyarakat maupun Pelajar, Pemerintah Melaksanakan Vaksinasi Serentak bagi Siswa-siswi SMP di kabupaten Bojonegoro maupun masyarakat umum, Minggu (22/08/2021).
Penyuntikan Vaksinasi Massal Kelompok Pelajar Maupun Masyarakat umum di Pusatkan di SMPN 1 Padangan dan di Laksanakan di 37 Puskemas dan Urkes Polres Bojonegoro Juga di Hadiri langsung Oleh Tiga Menteri Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo dan Ma’aruf Amin yaitu Menteri Sekretaris Negara, Menteri BUMN, Menteri Perhubungan , Gubernur Jawa Timur, Kapolda Jawa Timur,Pangdam,Bupati Bojonegoro, Kapolres Bojonegoro ,Dandim Bojonegoro, Sekretaris Daerah Kabupaten Bojonegoro, Kepala Dinas Kesehatan,Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Sekretaris Dinas Pendidikan.
Kepala Dinas Kesehatan Ani Pudjinigrum Saat Memberikan Pemaparan Saat Ketiga Menteri Datang Beserta Rombongan Gubernur Jawa Timur Mengatakan bahwa Hari ini di kabupaten Bojonegoro di Laksanakan Vaksinasi Sejumlah 3500 Siswa di 37 Puskemas dan Urkes Polres Bojonegoro Serta di SMP 1 Padangan ada 314 Siswa yang Mengikuti Penyuntikan Dosis Pertama Vaksinasi.
“Sebelum Siswa Melaksanakan Penyuntikan Dosis Pertama Vaksinasi Terlebih dahulu Mereka Harus melalui Proses Pendaftaran, Screening, Penyuntikan dan Observasi,” ujar Kadinkes.
Sementara itu Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro Lasiran, M Pd Saat Meninjau Proses Vaksinasi Mengatakan Bahwa Proses Vaksinasi Pelajar Hari ini Merupakan Bentuk Komitmen Pemerintah dalam upaya Mencegah Penyebaran virus covid-19 di Kalangan Pelajar.
“Semoga Dengan adanya Vaksinasi Pelajar yang di laksanakan Oleh Dinas Kesehatan Hari ini yang di hadiri Oleh Tiga Menteri di SMPN 1 Padangan Juga Bagian Dari Persiapan Tatap Muka Terbatas di kabupaten Bojonegoro,” kata Lasiran.
Terpisah Salah Satu Pelajar SMPN 1 Padangan Francios Abel BH Saat Di konfirmasi awak Media Mengatakan bahwa pihaknya Tidak merasakan Pusing saat Mengikuti Vaksinasi.
“Cuma Merasakan Cenat Cenut Seperti di gigit Semut,” ucap Pelajar Kelas 8 ini.





