Bojonegoro – Sebanyak 126 personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kabupaten Bojonegoro mendapat tugas pengamanan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Kabupaten Jombang.
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Bojonegoro menerapkan sistem rotasi untuk menjaga kesiapan personel selama pelaksanaan agenda besar organisasi NU tersebut.
Ketua PC GP Ansor Bojonegoro, Nurwahyudi, menjelaskan personel Banser akan menjalankan tugas secara bergiliran. Pergantian anggota dilakukan setiap dua hari.
“Setiap dua hari akan diganti. Personel dari Bojonegoro diberangkatkan untuk menggantikan yang sudah bertugas, kemudian personel yang selesai menjalankan tugas ditarik kembali ke Bojonegoro,” jelas Nurwahyudi.
Sistem tersebut akan diterapkan hingga seluruh rangkaian Muktamar NU ke-35 berakhir. Dengan pola rotasi, kebutuhan pengamanan di lokasi muktamar tetap terpenuhi sekaligus menjaga kondisi personel agar tetap prima.
Nurwahyudi berpesan kepada seluruh anggota Banser yang mendapat amanah agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan menjaga nama baik organisasi.
“Semoga mereka (Banser) diberikan kesehatan, keselamatan, serta keistiqamahan dalam bertugas di Jombang,” ujarnya.
Di sisi lain, Nurwahyudi mengajak seluruh jajaran GP Ansor untuk memberikan dukungan dan saling memahami ketika kader mendapat tugas organisasi. Menurutnya, para kader juga memiliki tanggung jawab di luar organisasi, seperti keluarga, pekerjaan dan kehidupan sosial.
Ia menyebut sebagian besar kader GP Ansor berada dalam usia produktif. Selain aktif dalam organisasi, mereka juga tengah membangun keluarga dan perekonomian serta memiliki peran di tengah masyarakat.
Karena itu, menurutnya, diperlukan komitmen bersama agar amanah organisasi tetap dapat dijalankan tanpa mengabaikan tanggung jawab lainnya.
“Apapun rintangannya, ketika kita sudah diberi amanah di Gerakan Pemuda Ansor, Insyaallah akan kita jalani bersama,” pungkasnya.







