Bojonegoro – Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Polres Bojonegoro mengintensifkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) di wilayah hukumnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan pelaksanaan ibadah dan aktivitas masyarakat selama Ramadhan berlangsung aman dan kondusif.
Kapolres Bojonegoro, AKBP Afrian Satya Permadi, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan selama bulan penuh berkah tersebut. Ia menegaskan, situasi kamtibmas yang kondusif memerlukan dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Afrian menekankan pentingnya menjaga toleransi dan saling menghormati antarumat beragama. Menurutnya, Ramadhan harus menjadi momentum mempererat persatuan dan memperkuat nilai kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk, sehingga tercipta suasana harmonis dan damai.
Selain itu, masyarakat diminta tidak melakukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar dan penggunaan petasan secara berlebihan. Kepolisian akan meningkatkan patroli Birukan Bojonegoro pada waktu-waktu rawan, termasuk menjelang berbuka puasa dan setelah pelaksanaan salat tarawih, guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan.
Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Ia berharap generasi muda tidak terlibat dalam aksi perkelahian, tawuran, maupun fenomena perang sarung yang kerap muncul selama Ramadhan.
“Peran keluarga sangat penting dalam membentuk karakter dan mencegah perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” ujar AKBP Afrian kepada awak media di Mapolres, Rabu (18/2/2026).
Di sisi lain, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas, seperti pencurian rumah kosong, penipuan daring, serta penjambretan, terutama saat warga melaksanakan ibadah tarawih dan menjelang sahur.
Kepolisian juga mengingatkan warga agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi maupun menyebarkan hoaks dan ujaran kebencian yang berpotensi memecah persatuan.
Dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat ngabuburit, masyarakat diminta tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. Para pelaku usaha pun diharapkan menjaga ketertiban serta menghormati norma yang berlaku selama Ramadhan.
Afrian mengajak seluruh masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum meningkatkan keimanan dan memperbanyak tadabbur Al-Qur’an, sekaligus menghindari kegiatan yang meresahkan.
“Bersama kita ciptakan Ramadhan yang aman, nyaman, dan penuh keberkahan,” tuturnya.
Keluarga besar Polres Bojonegoro beserta Bhayangkari turut menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 Hijriah kepada seluruh masyarakat Bojonegoro, seraya berharap situasi kamtibmas tetap terjaga sepanjang bulan suci. (*)







