mediapantura.com, Bojonegoro – Pertamina EP Cepu (PEPC) bersama dengan PT Rekayasa Industri (Rekind), Selasa (12/07/2022) sekitar pukul 10.00 WIB mengadakan kegiatan sosialisasi ke masyarakat di Ruang pertemuan Balai Desa Bandungrejo Kecamatan Ngasem Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan tersebut di adakan menjelang kegiataan gas in dari projek Gas Procesing Facility (GPF) di Jambaran Tiung Biru (JTB) yang rencana akan di laksanakan pada tanggal 20 Juli 2022 mendatang.

Menurut pemateri PT Rekind, M Soleh dalam pemaparannya menyampaikan pengertian Gas In yakni prosses pengolahan gas, dimana gas di masukan dalam fasilitas untuk di bersihkan dan di pisahkan kandungan-kandungan yang ada di dalamnya.
“Tujuan pembakaran Flare yakni mengendalikan safety dengan tujuan membakar gas H2S agar tidak mengganggu lingkungan,” jelasnya.
Dikatakan, bila terjadi kontigency salah satunya mencium bau seperti telur busuk saat api flare menyala agar warga keluar rumah melawan arah angin ke tempat yang lebih tinggi dataran lebih tinggi dan tidak berkerumun.
“Kami membuka pengaduan bila ada keluhan mual sesak dari adanya bau busuk agar cari udara segar dan tidak memberi minum, nomer pengaduan yang bisa di hubungi 081357518388,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut di hadiri sekitar 50 peserta yang terdiri dari perwakilan PEPC Bpk Andi Yuli, Bpk Nasep dan Bpk Jarnoto. Sementara dari PT Rekind hadir Bpk Zaenal Arifin serta team HSE dan Community Development (Comdev).
Selain itu hadir pula Kapolsek Ngasem IPTU Karyoto, Danramil Ngasem Kapten Arh. Eeng Mamuro, Camat Ngasem, Bangkesbangpol Bpk.Wiyanto, Kepala Desa Bandungrejo beserta BPD dan perangkat Desa serta perwakilan masyarakat desa setempat. (Waf/Red)






