Mengingat Jati Diri Bangsa, Kades Kalianyar Simpan Puluhan Pusaka

judul gambar

Mediapantura.com, Bojonegoro – Refleksi kebesaran bangsa Indonesia dengan khazanah peninggalan peradaban yang pernah ada pada leluhur bangsa Indonesia pusaka bisa menjadi pengingat sejarah selain bentuk dan pamornya yang unik dan penuh makna bahan yang digunakan pun juga berfariasi dari campuran besi dan meteorit.

Dalam kunjungan Redaksi mediapantura.com dikediaman Kepala Desa Kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro pada, Jum’at (11/3/2022). Ada yang unik dan menarik dari hobi Ibnu Ismail Kepala Desa Kalianyar ini dengan kegemaran nya mengoleksi dan menyimpan benda benda pusaka.

Tak banyak orang yang memiliki hobi serta kebiasaan unik seperti ini apalagi seorang kepala desa yang memiliki rasa kepedulian serta bentuk pelestarian benda bersejarah bagi bangsa Indonesia.

Dalam pantauan awak media ada banyak benda pusaka yang menjadi koleksi Ibnu Ismail kades Kalianyar diantaranya Keris, Tombak Bambu petok dan masih banyak lagi yang lainnya.

Benda pusaka yang disimpannya pun juga memiliki masa usia puluhan bahkan ratusan tahun dengan jenis beragam mulai sengkelat dan keris model tilam opih serta tombak sepuh, Selain usia pusaka yang sudah sepuh Ibnu Ismail juga mengoleksi keris keris Kamardikan (Keris buatan baru) totalnya mencapai kurang lebih ada 50.

Saat dikonfirmasi benda benda bersejarah itu ia dapat dari warisan leluhurnya sendiri selain itu juga ada dari para sahabatnya baik dari dalam Bojonegoro sendiri maupun dari luar Bojonegoro seperti Yogyakarta dan Madiun, Namun kebanyakan pusaka yang ia miliki didominasi dari Madiun.

“Pusaka pusaka ini banyak dari warisan leluhur peninggalan Bapak saya, selain itu saya juga diberi oleh sahabat sahabat dari luar daerah” Ungkap Ibnu Ismail.

Hal yang menarik lagi pusaka pusaka yang dimiliki Ibnu Jamil juga mempunyai historis sejarah luar biasa salah satunya ia juga menyimpan keris pusaka yang konon itu Peninggalan atau milik Sultan Hamengkubuwono IV Raja Keraton Yogyakarta Hadiningrat dan ada juga Betok (keris kuno) yang konon juga peninggalan dari kerajaan Singosari.

Hobi mengumpulkan dan merawat pusaka pusaka itu sudah ia gemari sejak dirinya masih kecil karena memang dulu keluarga nya juga telah banyak menyimpan benda bersejarah itu.

Selain itu Kades Kalianyar itu juga menyampaikan bahwa kegemaran nya menyimpan dan merawat pusaka itu karena kekaguman nya Pada nilai seni dan sejarah yang terkandung dalam pusaka.

” Senang mengoleksi pusaka karena senang dengan nilai seni dan wujud pelestarian warisan leluhur”.Terang Ibnu Ismail Kades Kalianyar.

Disamping itu dengan adanya benda pusaka dapat menjadi pengingat Jati Diri Bangsa Indonesia serta kebesaran leluhur Jawa pada khususnya sehingga nilai nilai budaya Jawa akan terus lestari dikalangan anak cucu.

Selain kegemaran mengoleksi benda benda pusaka Kepala Desa Kalianyar juga aktif dalam komunitas pelestarian sejarah dan komunitas pecinta tosan aji atau pusaka.

Harapan kedepannya pelestarian warisan budaya dan sejarah ini dapat menjadi inspirasi para generasi muda atau generasi penerus bangsa dimulai dari Desa Kalianyar Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro untuk Indonesia.(Den/Red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *