Bojonegoro – Pelantikan empat kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa Pergantian Antar Waktu (Pilkades PAW) tahun 2025 berlangsung khidmat di Pendopo Malowopati, Bojonegoro, Rabu (10/12/2025).
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, memimpin langsung prosesi pelantikan sekaligus pengambilan sumpah jabatan, disaksikan jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta para camat dan perangkat desa dari empat desa.
Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bojonegoro, Dandim 0813, Kapolres Bojonegoro, Camat Bojonegoro, Camat Ngraho, Camat Kapas, dan Camat Balen. Hadir pula perangkat desa serta perwakilan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari empat desa yang kepala desanya resmi dilantik. Suasana pendopo tampak penuh wibawa, menandai momentum penting bagi keberlanjutan pemerintahan desa.
Empat kepala desa yang dilantik masing-masing adalah Meyke Lelyanasari, S.Pd., sebagai Kepala Desa Sukorejo Kecamatan Bojonegoro; H. Imam Ghazali, S.E., sebagai Kepala Desa Bulaklo Kecamatan Balen; Drs. Singgih Tri Wibanu, M.Si., sebagai Kepala Desa Kapas Kecamatan Kapas; serta Dwi Qomariyah sebagai Kepala Desa Jumok Kecamatan Ngraho. Seluruhnya merupakan hasil Pilkades PAW 2025.
Keempat kepala desa itu akan mengemban amanah untuk melanjutkan masa jabatan periode 2019–2027. Dengan pelantikan ini, masing-masing diharapkan mampu segera menyelaraskan langkah pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan publik sesuai kebutuhan desa masing-masing.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan selamat kepada para kepala desa yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta berorientasi pada pelayanan masyarakat.
“Semoga selalu amanah dalam menjalankan tugas dalam melayani masyarakat,” ujarnya.
Bupati juga meminta para kepala desa segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memperkuat sinergi dengan masyarakat. Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi yang baik dengan perangkat desa dan BPD merupakan kunci kelancaran roda pemerintahan di tingkat desa.
Selain itu, pengelolaan anggaran desa menjadi sorotan yang kembali ditekankan. Setyo Wahono mengingatkan pentingnya pengelolaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), dan berbagai sumber pendapatan lainnya secara bijaksana, transparan, dan akuntabel agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia juga mengajak perangkat desa dan BPD di Sukorejo, Kapas, Bulaklo, dan Jumok untuk mendukung kepala desa yang baru. Menurutnya, kolaborasi yang kuat akan mempercepat pembangunan desa.
“Bergandengan tangan membangun desa menuju Bojonegoro bahagia, makmur, dan membanggakan,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Bupati kembali menegaskan pentingnya transparansi, pelayanan prima, dan tata kelola pemerintahan yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat. Ia berharap kepala desa yang dilantik dapat memberikan energi baru bagi kemajuan desa masing-masing. (RBU/Red)







