Warga Bojonegoro Temukan Belatung di Menu MBG

judul gambar

Bojonegoro – Program Makanan Bergizi (MBG) yang seharusnya menjamin asupan berkualitas bagi siswa sekolah dasar di Bojonegoro kembali tercoreng oleh temuan yang sangat meresahkan. Sebuah video berdurasi 19 detik yang viral di media sosial, Jumat (5/12/2025), mengungkap fakta menjijikkan: belatung ditemukan bergerak di dalam porsi makanan yang disajikan untuk anak-anak sekolah.

​Temuan ini bukan kali pertama. Menurut pengakuan akun Facebook @Fahri Setyo yang mengunggah video tersebut, insiden kontaminasi ini adalah yang ketiga kalinya terjadi.

Bacaan Lainnya
judul gambar

​”Ini sudah keterlaluan. Upaya komplain secara langsung sudah kami sampaikan berulang kali kepada pengelola dapur, tapi responsnya nol. Tidak ada perbaikan yang berarti,” ujar Fahri dalam unggahannya.

Korban Berulang di SDN Bakulan Tiga

​Penelusuran mendalam mengarah pada lokasi kejadian, yakni di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Bakulan Tiga, Kecamatan Temayang, Bojonegoro.

​Salah satu tenaga pendidik di sekolah tersebut, yang meminta diinisialkan sebagai NS, membenarkan bahwa masalah kualitas makanan ini sudah menjadi “langganan” yang memprihatinkan.

​”Ini bukan hanya soal belatung. Kami sering menemukan buah dalam kondisi busuk, sayuran sudah basi, bahkan pernah ada telur lalat. Ini adalah potret ketelodoran tim yang berulang,” cetus NS dengan nada kecewa kepada awak media, Jumat siang.

​Lebih lanjut, NS menjelaskan bahwa pihak sekolah sudah berkali-kali memberikan masukan dan komplain yang konstruktif kepada pihak pengelola dapur MBG. Namun, alih-alih merespons dengan tindakan perbaikan, mereka justru merasa diabaikan.

​”Ini menunjukkan bahwa mereka (pengelola dapur) meremehkan masukan-masukan yang kami sampaikan. Seolah-olah, mutu dan kesehatan anak-anak ini adalah prioritas kedua,” pungkasnya.

Respons Pengelola: Komplain Diblokir

​Puncak kekecewaan publik terjadi ketika upaya komplain yang dilakukan via media sosial justru mendapatkan respons yang sangat tidak profesional.

​Akun @Fahri Setyo juga menyoroti tindakan pihak dapur MBG yang memblokir akses media sosialnya setelah keluhan mengenai temuan belatung diunggah. Tindakan ini disinyalir sebagai upaya untuk meredam kritik dan menutupi masalah kualitas yang sebenarnya.(ror)

judul gambar

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *