Bojonegoro – Tahun Ajaran Baru (TAB) 2023/2024 sudah dimulai hari Senin kemarin tanggal 17 Juli 2023, dimulainya TAB ini untuk semua jenjang pendidikan yang ada mulai pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten, Dinas Pendidikan Provinsi hingga pendidikan dibawah naungan Kantor Kementrian Agama.
Untuk jenjang pendidikan dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi dalam hal ini Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) ada beberapa SMA dan SMK yang tidak punya Kepala Sekolah.
Di Kabupaten Bojonegoro ada tiga SMA Negeri yang tidak punya Kepala Sekolah dikarenakan sudah pensiun. Untuk ketiga sekolah itu adalah SMA Negeri 2 Bojonegoro, SMA Negeri 1 Padangan dan SMA Negeri Malo.
“Di Bojonegoro ada tiga SMA Negeri yang tidak punya Kepala Sekolah”, tutur Kepala Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro – Tuban melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha (Kasubag TU), Zuliatie, Selasa (18/07/2023).
Zuliatie menjelaskan, tidak punya Kepala Sekolah itu dikarenakan ketiga SMA Negeri sudah pensiun, untuk SMA Negeri 2 Bojonegoro Kepala Sekolah pensiun mulai bulan Juli ini. Sehingga bulan ini SMA 2 Bojonegoro sudah kosong Kepala Sekolah.
“Untuk menjamin kelancaran dalam mengelola, memberikan pelayanan di satuan pendidikan dan bersifat sementara, Kantor Cabdin Provinsi Jawa Timur Wilayah Bojonegoro – Tuban menunjuk Kepala Sekolah yang lain sebagai Pelaksana tugas (Plt) di sekolah yang tidak punya Kepala Sekolah”, jelas Zuliatie.
Menurutnya, penunjukkan Plt Kepala Sekolah ini dikuatkan oleh Surat Keputusan (SK) yang dikeluarkan oleh Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
“Untuk Plt SMA Negeri 2 Bojonegoro sekarang ini adalah Sumarmin. Beliau (Sumarmin red) adalah Kepala SMA Negeri 1 Bojonegoro”, Katanya kepada Mediapantura.com.
Saat disinggung sampai kapan kekosongan jabatan Kepala Sekolah yang dijabat oleh Plt, Zuliatie mengungkapkan bahwa saya belum mengetahuinya hal ini dikarenakan hingga saat ini belum ada seleksi Kepala Sekolah lagi.
“Sampai saat ini belum ada seleksi Kepala Sekolah lagi baik itu untuk Kelapa SMA maupun Kepala SMK”, ungkapnya.
Dikatakan pula oleh Zuliatie, untuk Wilayah Tuban ada dua SMA dan satu SMK yang tidak punya Kepala Sekolah, untuk SMK yang tidak punya Kepala Sekolah yaitu SMK Negeri Rengel. Untuk SMK Negeri Rengel di Plt Kepala SMK Negeri Ngambon Kabupaten Bojonegoro.
“Sedangkan untuk Sekolah Luar Biasa (SLB) ada satu yang tidak punya Kepala Sekolah yaitu SLB Tumbrasanom Kabupaten Bojonegoro”, pungkas Zuliatie. (pur/red)







