Reporter : Dwi Purwanto
Mediapantura.com Bojonegoro – Sebanyak 723 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Bojonegoro mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) secara serentak. ANBK jenjang pendidikan Sekolah Dasar ini dibagi dalam empat gelombang yang tiap gelombangnya dilaksanakan selama dua hari.
“Sekarang ini gelombang yang kedua bagi SD yang mengikuti ANBK”, ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro, Fathur Rokim, Rabu (26/10/2022).
Kabid Dikdas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro mengatakan, dari keseluruhan jumlah SD di Kabupaten Bojonegoro yang mengikuti ANBK ini, ada 82 SD yang menumpang di sekolah lain dalam pelaksanaannya. Hal ini dikarenakan belum tercukupinya sarana dan prasarana yang dibutuhkan.
“Ada yang menumpang di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan ada yang menumpang di SD terdekat”, kata Fathur Rokim kepada Mediapantura.com.
Menurutnya, untuk yang menumpang di sekolah terdekat itu dilakukan karena SD yang ditumpangi ikut ANBK gelombang pertama atau bisa juga dengan cara meminjam sarana dan prasarana sehingga pelaksanaan ANBK tetap dilaksanakan disekolah asal.
“Siswa yang mengikuti ANBK ini adalah siswa yang duduk dikelas V dengan rincian jumlah peserta ANBK sebanyak 35 siswa dan 5 siswa cadangan”, jelas Kabid Dikdas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro.
Kabid Dikdas Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menambahkan, semoga dalam pelaksanaan ANBK jenjang pendidikan SD sampai dengan gelombang keempat tidak terjadi kendala apapun baik itu gangguan jaringan internet maupun gangguan jaringan listrik. (Red)






