mediapantura.com, Bojonegoro – Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang pendidikan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri yang ada di Kabupaten Bojonegoro tahun 2022 ini telah dibuka, Dalam PPDB tahun ini Kantor Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban menyediakan sebanyak 6.912 Pagu.
Dari total 6.912 Pagu yang disiapkan oleh Kantor Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban tersebut khusus SMK Negeri yang ada di Kabupaten Bojonegoro, hal tersebut sesuai dari usulan masing-masing SMK Negeri yang ada di Kabupaten Bojonegoro dan telah disetujui oleh Kantor Dinas Pendidikan Propinsi Jawa Timur.
Untuk jumlah Pagu tersebut yang disediakan oleh Kantor Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban dalam PPDB ini akan dibagi dalam tiga prosentase pendaftaran.
“Untuk jalur Afirmasi, Perpindahan dan Prestasi yang sekarang ini sedang berlangsung selama dua hari untuk prosentase yang dibutuhkan 25 persen dari jumlah Pagu yang dibutuhkan “, kata Kasi SMK Kantor Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban, Agung Prijono, Senin (20/06/2022).
Agung Prijono mengatakan, untuk jalur Zonasi PPDB SMK Negeri yang akan dibuka tanggal 28 hingga 29 Juni mendatang prosentase yang dibutuhkan sebanyak 10 persen, sedangkan untuk jalur Nilai Akademik yang akan dibuka pada tanggal 4 hingga 5 Juli mendatang jumlah prosentase yang dibutuhkan dalam PPDB SMK Negeri 65 persen.
“Untuk jumlah terbanyak Pagu dalam PPDB SMK Negeri di Bojonegoro adalah SMK Negeri 2 Bojonegoro, hal tersebut berdasarkan jumlah jurusan yang ada di SMK Negeri 2 Bojonegoro”, jelas Kasi SMK Kantor Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban kepada Mediapantura.com.
Kasi SMK Kantor Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban mengungkapkan, semoga dari total Pagu yang disediakan untuk SMK Negeri yang ada di Kabupaten Bojonegoro dalam PPDB Tahun 2022 ini terpenuhi semuanya.
“Pihak Kantor Cabdindik Propinsi Jatim Wilayah Bojonegoro dan Tuban dalam PPDB ini juga diuntungkan, hal tersebut dikarenakan siswa yang berasal dari perbatasan Kabupaten Bojonegoro seperti Kecamatan Soko dan Kecamatan Parengan yang berada di Kabupaten Tuban bisa mendaftar di SMK Negeri yang ada di Kabupaten Bojonegoro”, pungkas Agung Prijono. (pur/red)






