Nilai Toleransi Tinggi, Udan Riris Jadi Kampung Pancasila

judul gambar

Mediapantura.com, Kota Semarang – Karena masyarakatnya memiliki nilai toleransi yang tinggi dalam kehidupan sehari-hari, Kawasan Udan Riris Perumnas Telogosari Semarang dikukuhkan sebagai Kampung Pancasila.

Pengukuhan dilakukan oleh Irdam IV Diponegoro, Brigjen TNI Mirza Agus SIP mewakili Pangdam IV Diponegoro Mayjen TNI Rudiyanto di halaman Kampus SD Supriyadi 2, Minggu (27/3/2022).

Prosesi pengukuhan disaksikan secara langsung Walikota Semarang Dr H Hendrar Prihadi SE MM, Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana M.MDS serta Forkompinda dan masyarakat Semarang.

Pengukuhan Kampung Pancasila ini menurut Brigjen TNI Mirza Agus SIP karena perlunya ada lingkungan dan masyarakat yang bisa mencerminan kehidupan ber-Pancasila dan menjadi teladan bagi masyarakat lainnya. “Saya menilai kampung Pancasila ini benar-benar luar biasa, memiliki rumah ibadah yang lengkap dengan penganutnya dan bias hidup berdampingan penuh toleransi,” ungkap Irdam IV Diponegoro.

Sementara Walikota Semarang, Hendrar Prihadi yang hadir juga ikut mengapresiasi serta memimpin pembacaan Ikrar Kesetiaan Mendukung & Membela Pancasila yang diikuti seluruh anggota Forkompinda serta masyarakat yang hadir.

Sebelum digelar pengukuhan, Irdam IV Dipoengoro, Walikota serta tamu undangan menyempatkan meninjau Kampung Pancasila yang berada di Kampung Udan Riris. Ada banyak tembok-tembok perumahan yang bergambar atau dipenuhi gambar-gambar mural bertemakan Pancasila dan ajakan pengamalan Pancasila secara konsisten.

Warga pun menyambut semangat dan gegap gempita. Bahkan rumah-rumah ibadah yang ada seperti Gereja Kristen Jawa Telogosari, Gereja Katolik Udan Riris, Pura Amertasari serta Masjid Al Mubarok Udan Riris juga dipenuhi umat menggelar kegiatan penyambutan.

Seperti di Masjid Al Mubarok digelar seni rebana dan Pura Amarta Sari menampilkan kesenian tari Bali dan gamelan Bali.

Terpisah, Dandim 0733 Kota Semarang Letkol Inf Honi Havana mengungkapkan terpilihnya Kawasan Udan Riris sebagai Kampung Pancasila karena dinilai memenuhi kriteria sebagai wilayah yang patut dijadikan teladan, terutama dari segi kehidupan masyarakatnya yang sesuai dengan nilai-nilai pengamanan Pancasila, antara lain toleransi.

“Rasa tepa slira masyarakatnya tinggi. Sehingga kampung Udan Riris yang dihuni oleh warga dari berbagai suku, berbagai penganut agama, serta beragam status sosialnya bisa bersatu dan menciptakan sebuah harmoni. Ini merupakan surganya Indonesia, di mana setiap insan bisa hidup secara damai, saling menghargai dan menghormati serta saling membantu. Untuk mempersiapkan Kampung Pancasila ini, semua masyarakat bergerak bersama membersihkan jalan-jalan, melakukan pengecatan mural, serta menampilkan beraneka ragam kesenian sebagai bentuk kegembiraan. Maka saya mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kampung Pancasila,” ungkap Dandim.

Di akhir pengukuhan, diberikan hadiah kepada para Juara melukis Mural Pancasila Piala Dandim. Untuk kategori umum, Juara I Maetis Manto, Juara II Cah Lor Kidul, Juara III Lesanpura Art, Harapan I hingga III Saturnus Art, Sama Siss Art dan Pelangi. Kategori pelajar Juara I hingga III, SMK I Tulungagung, MA Salatiga, SMK 7 Semarang. Juara Harapan I hingga III, Amor Pelajar Papua, Komunitas Kuas dan SMK 6 Semarang.

Selain itu juga diserahkan hadiah Juara Liga Santri (Sepak Bola).

Juara I hingga III diraih Al Tauhid Kecamatan Tembalang, Rodothul Qur’an Kecamatan Semarang Tengah dan Al Islah Kecamatan Tugu.(Den/Red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *