Mediapantura.com, Pontianak – Guna membentengi dan memperkuat nilai nasionalisme dan penguatan penanaman nilai Jati Diri Bangsa Indonesia ditubuh Polri, Polda Kalimantan Barat (Kalbar) menggelar kegiatan Training Of Trainer (TOT) dengan diikuti 52 Orang Perwira dan Bintara dilingkungan Polda Kalbar, Kamis(24/3/2022).
Pembinaan dan Pelatihan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Pegawai Negeri Pada Polri Di Polda Kalbar bertempat di Aula Sentarum SPN Polda Kalbar.
Kegiatan tersebut dibuka secara langsung oleh Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro didampingi Karo Sdm Polda Kalbar Kombes Pol Langgeng Purnomo.
Dalam laporan singkatnya kepada Kapolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro selaku Inspektur Upacara, Karo Sdm Polda Kalbar Kombes Pol Langgeng Purnomo mengatakan kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menyikapi munculnya primordialisme dan politik identitas yang dapat meruncing pada retaknya persatuan dan kesatuan bangsa diera pesatnya perkembangan teknologi dan informasi.
“Diharapkan nantinya para Pegawai Negeri pada Polri di Polda Kalbar dapat mewujudkan profil lulusan instruktur yang presisi dan memiliki karakter bangsa yang dijiwai jati diri bangsa indonesia dan berkarakter bhayangkara dan juga sebagai instruktur yang presisi, yang ditunjukan meneladani dan mampu melaksanakan tugas pokok dan fungsi polri, menjadi panutan dan perekat bangsa, serta mampu menggulirkan kegiatan serupa di satkernya masing-masing,” terang Langgeng.
Pada saat memberikan amanatnya kepada para peserta kegiatan TOT ini, Kalpolda Kalbar Irjen Pol Suryanbodo Asmoro menyampaikan, kita harus mengetahui sejarah bangsa dan berdirinya NKRI serta nilai-nilai kejuangan pada peristiwa sejarah.
“Selanjutnya kita isi kemerdekaan melalui dukungan pembangunan di segala bidang agar cita-cita luhur tujuan berbangsa dan bernegara terwujud,” terangnya.
Kuatnya cinta tanah air pada diri kita akan menimbulkan kepedulian melalui keikutsertaan memecahkan permasalahan bangsa dan negara sebagai akibat perubahan lingkungan strategi yang demikian pesat di era revolusi industri 4.0.
“Kita jangan sampai diperalat oleh pelaku proxy war. Permasalahan intoleran, radikalisme dan terorisme kita cegah dan tanggulangi melalui penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai wujud cinta tanah air yang sejati,” lanjutnya.
“Utamakan kepentingan nasional dengan cara meninggalkan kepentingan kelompok dan ego kita. NKRI harus tetap utuh, lestari dan Indonesia Raya,” tutup Kapolda.
Kegiatan TOT Instruktur Pembinaan Dan Pelatihan Penguatan Nilai-Nilai Kebangsaan Pegawai Negeri Pada Polri Di Polda Kalbar ini dilaksanakan selama 5 hari ke depan yang dimulai pada hari ini, dan dikuti oleh 52 orang peserta Perwira dan Bintara Polri dari Polres/Ta Jajaran Polda Kalbar, serta dari Sat Brimobda, Ditsabhara, SPN, dan Bidpropam Polda Kalbar.(Den/Red)






