“ Ops. Mantap Praja Angling Dharma 2020 “ Polres Bojonegoro Gelar Simulasi Tactical Floor Game

judul gambar

Bojonegoro, mediapantura.com – Polres Bojonegoro pada Rabu (15/01/2020), bertempat di halaman Mapolres Bojonegoro menggelar simulasi melalui alat peraga Tactical Floor Game (TFG), sebagai persiapan pengamanan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Gelombang III Tahun 2020 di Kabupaten Bojonegoro yang akan digelar pada Rabu (19/02/2020) mendatang.

Kegiatan tersebut sebagai rangkaian pelaksanaan Operasi Mantap Praja Angling Dharma 2020, untuk pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Bojonegoro, di mana sebelumnya, pada Senin (13/01/2020) lalu, telah laksanakan Lat Pra Ops Mantap Praja Angling Dharma 2020, sebagai tanda dimulainya Operasi tersebut, yang menurut rencana akan berlangsung selama 156 hari dan efektif mulai dilaksanakan sejak tanggal 15 Januari 2020 hingga 18 Juni 2020 mendatang.

Kegiatan simulasi dengan metode TFG tersebut dipimpin langsung oleh Wakapolres Bojonegoro, Kompol Achmad Fauzy SIK SH MIK didampingi Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Teguh Santoso, SE, dan diikuti perwakilan Kodim 0813 Bojonegoro, perwakilan dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Bojonegoro, Satpol PP, BPBD Kabupaten Bojonegoro, Rumah Sakit Bhayangkara Bojonegoro, para Kapolsek Jajaran, para perwira yang terlibat dalam pengamanan Pilkades.

Menurut Wakapolres Bojonegoro bahwa simulasi pengamanan dengan metode TFG ini menguji rencana pengamanan Pilkades serentak sekaligus merupakan strategi untuk mematangkan rencana pengamanan Pilkades serentak di Kabupaten Bojonegoro.

“Kegiatan simulasi ini untuk mematangkan kesiapan Polres Bojonegoro dalam mengamankan Pilkades serentak di Kabupaten Bojonegoro,” kata Kompol Achmad Fauzy SIK SH MIK.

Selain itu, juga untuk mengetahui cara bertindak para angggota yang terlibat dalam pengamanan, manakala terjadi kejadian yang tidak diinginkan pada saat pencoblosan nanti maupun tahapan selanjutnya, sehingga para anggota yang terlibat dalam pengamanan Pilkades dapat memahami tugas pokok, fungsi, dan peran masing-masing.

“Dari Polres Bojonegoro sudah memapping tingkat kerawanan dari 233 desa yang melaksanakan Pilkades nanti, dari hasil mapping kerawanan kita simulasikan melalui TFG ini, sehingga anggota sudah paham dan harus mengetahui cara bertindak dan langkah yang diambil saat terjadi kejadian yang tidak diinginkan, “ kata Wakapolres.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolres menghimbau kepada para Kapolsek supaya menyampaikan kepada setiap anggotanya, agar setiap ada informasi apapun yang sekiranya dapat mengganggu jalannya Pilkades, untuk melaporkan kepada perwira pengendali, untuk selanjutnya disampaikan kepada satuan atas.

“Jika ada hal-hal yang sekiranya dapat mengganggu jalannya Pilkades, segera laporakan, sehingga dapat diambil tindakan lebih lanjut.” kata Wakapolres.(red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *