Bidik Tiket Porprov Jatim 2027, 3.525 Atlet Unjuk Gigi di Porkab II Bojonegoro

Bojonegoro – Panggung pembuktian ribuan atlet lokal resmi dimulai. Sebanyak 3.525 atlet dari penjuru Kota Ledre bersiap adu gengsi demi mengamankan tiket emas menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim 2027.

Atmosfer membara itu membakar semangat pembukaan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) II Bojonegoro 2026 di GOR Dander, Jumat lalu (3/7/26).
Gong pesta olahraga terbesar se-kabupaten tersebut ditabuh langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono didampingi Wakil Bupati Nurul Azizah.

Bacaan Lainnya

Kemeriahan pembukaan kian lengkap dengan hadirnya jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Ketua TP PKK, Ketua KONI, hingga seluruh camat se-Kabupaten Bojonegoro yang ikut membakar semangat para kontingen.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Bojonegoro Nanang Arif menegaskan, Porkab II ini menjadi kawah candradimuka sekaligus mesin penjaring atlet-atlet potensial.

“Porkab II bergulir mulai 3 hingga 11 Juli 2026. Total ada 3.525 atlet yang ambil bagian, mewakili 27 cabang olahraga (cabor),” beber Nanang.
Ia menambahkan, ketatnya persaingan bahkan sudah terasa sebelum opening ceremony. Beberapa cabor tangguh sudah mencuri start bertanding lebih awal melalui fase Pra-Porkab.

Sementara itu, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono mengingatkan agar rivalitas di atas lapangan tidak merusak nilai-nilai persaudaraan. Orang nomor satu di Pemkab Bojonegoro itu menegaskan bahwa Porkab adalah wadah investasi karakter generasi muda.

“Menjadi kebanggaan besar melihat kepungan energi positif dari para atlet, pelatih, dan ofisial hari ini. Momentum ini harus mampu merajut persatuan dan kebanggaan masyarakat Bojonegoro,” tutur Wahono penuh semangat.

Menurutnya, kesuksesan sebuah turnamen tidak melulu dihitung dari seberapa banyak keping medali yang dikoleksi. Melainkan dari lahirnya pemenang yang bermental baja, disiplin, dan menjunjung tinggi fair play.

“Porkab ini ruang untuk memupuk jiwa patriotisme. Kita ingin cetak atlet tangguh yang nantinya tidak hanya jago di kandang, tapi mampu mengharumkan nama Bojonegoro di level nasional hingga internasional,” imbuhnya.

Di akhir sambutannya, Wahono meminta kepada seluruh suporter, pelatih, dan atlet untuk tetap menjaga tensi pertandingan agar tetap kondusif.
“Bertandinglah dengan jujur. Kemenangan sejati lahir dari sportivitas. Mari bersama-sama berikan tontonan yang membanggakan bagi warga Bojonegoro,” pungkasnya. (RBU/Red).

Pos terkait