Anggaran Turun Drastis, KONI Bojonegoro Bakal Turunkan Insentif Atlet

BOJONEGORO – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bojonegoro menegaskan komitmennya untuk tetap konsisten melakukan pembinaan atlet berprestasi, meskipun 2026 mendatang harus beroperasi dengan anggaran sebesar Rp1,5 miliar dari total pagu awal senilai Rp10 miliar.

Wakil Ketua KONI Bojonegoro, Toni Ade Irawan mengungkapkan, dana tersebut akan diprioritaskan untuk pemenuhan hak-hak atlet. Fokus utamanya adalah pemberian insentif bagi para peraih medali, dengan rincian Rp900 ribu untuk pemegang medali emas, Rp700 ribu untuk perak, dan Rp500 ribu untuk perunggu.

Bacaan Lainnya

“Insentif atlet peraih emas yang sebelumnya Rp1.500.000 per bulan menjadi Rp900.000 per bulan. Untuk peraih perak dari Rp1.000.000 menjadi Rp700.000 per bulan, sedangkan peraih perunggu dari Rp750.000 menjadi Rp500.000 per bulan,” terang Toni Ade Irawan.

Sepanjang tahun 2025, KONI Bojonegoro tercatat telah melaksanakan berbagai agenda besar guna mendongkrak kualitas olahraga di daerah meliputi Puslatkab Melibatkan 545 atlet dari 43 Cabang Olahraga (Cabor), Puslatkab Intensif diikuti oleh 370 atlet pilihan dari 43 Cabor, Porprov Bojonegoro berhasil menempati peringkat ke-18, Kejurcam digelar di 28 kecamatan dengan melibatkan 14 Cabor dan total 6.700 atlet, Peningkatan SDM Pelatihan pelatih pemula yang diikuti oleh 90 peserta dari unsur Cabor dan KOK dan Rapat Kerja Penerimaan anggota baru yang kini menggenapkan total menjadi 49 Cabor di bawah naungan KONI Bojonegoro.

Pengurus KONI Bojonegoro memastikan bahwa pola pembinaan tidak akan terhenti. Efisiensi dilakukan di berbagai lini agar program prioritas, terutama yang bersentuhan langsung dengan kesejahteraan atlet, tetap berjalan.

“Kami tetap konsisten membina atlet. Dana 1,5 M akan kami maksimalkan untuk insentif mereka yang telah berjuang mengharumkan nama daerah,” ujar Toni panggilan akrabnya

Langkah ini diambil untuk menjaga motivasi para atlet agar tetap fokus berlatih menuju agenda olahraga di tahun 2026.(Hil)

Pos terkait