Bojonegoro – Momentum peringatan Hari Kartini ke-147 dan Hari Ulang Tahun Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan di Bojonegoro menjadi ajang refleksi penguatan peran perempuan sekaligus peningkatan ketangguhan sosial. Upacara digelar di halaman Gedung Putih, Selasa (21/4/26).
Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa perempuan memiliki potensi setara dengan laki-laki, baik dari sisi intelektual maupun kontribusi dalam berbagai sektor pembangunan.
“Tidak ada perbedaan potensi antara laki-laki dan perempuan. Semua memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi dalam pembangunan,” tegasnya.
Menurut Bupati Wahono, perempuan didorong untuk terus meningkatkan kapasitas diri, profesionalisme, serta keberanian dalam mengambil peran strategis di tengah masyarakat. Ia juga menyoroti tantangan ke depan seperti transformasi digital dan perubahan iklim yang menuntut kualitas sumber daya manusia semakin adaptif.

Di sisi lain, peran pemadam kebakaran dan penyelamatan dinilai semakin krusial. Tidak hanya bertugas memadamkan api, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam penanganan kondisi darurat serta perlindungan masyarakat.
Selain itu, keberadaan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) juga ditekankan sebagai ujung tombak pemerintah di lapangan. Keduanya diharapkan mampu menjalankan tugas secara tegas namun tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Penegakan peraturan harus dilakukan dengan hati nurani, mengedepankan rasa keadilan dan kepedulian terhadap masyarakat,” lanjutnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menegaskan pentingnya sinergi antarinstansi, efektivitas kerja, serta akurasi dalam pelayanan publik guna menjaga stabilitas sosial sebagai fondasi pembangunan daerah.
Mengakhiri sambutannya, Bupati Wahono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh perempuan dalam momentum Hari Kartini, serta kepada jajaran pemadam kebakaran, Satpol PP, dan Satlinmas atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen diharapkan terus meningkatkan pengabdian demi mewujudkan Bojonegoro yang aman, tangguh, dan sejahtera. (RBU/Red).







