Bojonegoro – Program Studi Manajemen Ritel, Fakultas Ekonomi, Univeristas Bojonegoro menggelar kuliah tamu dari praktisi Operator Lapangan Banyu Urip, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). Pembahasan fokus tentang pengelolaan rantai pasok.
“Hari ini kita menghadirkan profesional dari Global Supply Chain team EMCL,” ucap Ketua Program Studi Manajemen Ritel Unigoro, Kustaji, pada Rabu (18/10/2023).
Kuliah dihadiri oleh beberapa angkatan mahasiswa Manajemen Ritel dan dibuka oleh Dekan Fakultas Ekonomi Unigoro. Bertempat di Hall Suyitno, para mahasiswa berkesempatan diskusi langsung dengan praktisi EMCL, Andi Cahyawan.
Sebagai bagian dari tim Global Supply Chain di EMCL, Andi menjelaskan tentang bagaimana menjadi profesional di industri hulu migas, khususnya bagian pengelolaan rantai pasok. Pria asli desa ring 1 Lapangan Banyu Urip ini menyebutkan bahwa teori yang dipelajari di kampus tidak selalu ideal dalam prakteknya. Oleh karena itu, pengalaman menjadi penting untuk dipelajari dari praktisi.
Kuliah berlangsung selama 3 jam oleh para mahasiswa dan dosen. Berbagai pertanyaan dan komentar diajukan para mahasiswa. Bahkan dosen dan staf pengajar juga ikut bertanya selama sesi berlangsung. Apalagi pembicara memberikan souvenir kepada para peserta yang aktif.
“Saya jadi banyak tahu tentang Lapangan Banyu Urip dari kuliah ini,” ucap Ismail, mahasiswa asal Desa Sudu, Kecamatan Gayam. Dia mengaku selama ini mendapat informasi yang kurang jelas. Melalui kuliah ini dia jadi mendapat informasi dari sumbernya langsung.(ric/red)







