Bojonegoro – Keberadaan perahu tradisional yang melayani jasa penyeberangan sungai Bengawan Solo disaat lebaran Idul Fitri kali ini masih diminati para warga yang ingin bersilaturahmi di rumah kerabat maupun keluarga.
Hal ini nampak beberapa tempat penyeberangan yang melayani warga untuk menyeberangi sungai yang terpanjang di Pulau Jawa untuk merayakan hari kemenangan.
“Ingin ke rumah saudara saya yang berada di Kecamatan Soko Kabupaten Tuban”, ucap Warga Kecamatan Kapas, Fahrur Rozi, Minggu (23/04/2023).
Fahrur Rozi mengatakan, sebelum menggunakan jasa penyeberangan perahu tradisional ini, kami sekeluarga bersilaturahmi di rumah mertua yang berada di Kecamatan Sumberejo.
“Dari rumah mertua, kemudian kami melanjutkan silaturahmi ke rumah saudara yang berada di Kecamatan Soko”, kata Fahrur Rozi yang tiap harinya bekerja di Kantor Kementrian Agama Bojonegoro.
Menurutnya, untuk mempersingkat perjalanan daripada muter kembali lewat Kapas terus melewati jembatan Gelendeng baru sampai ke Soko, kami sekeluarga memutuskan untuk naik perahu tradisional.
“Saya beserta keluarga naik perahu tradisional untuk menyeberangi sungai Bengawan Solo lewat tambangan Besuki – Siwalan”, pungkas Fahrur Rozi. (pur/red)







