Bojonegoro – Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi dan Penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS) Tingkat Kabupaten Bojonegoro pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bojonegoro menetapkan DPS Kabupaten Bojonegoro sebanyak 1.036.922 pemilih.
Rapat Pleno Terbuka yang dihadiri oleh Komisioner Bawaslu Bojonegoro, Kodim Bojonegoro, Polres Bojonegoro, Seluruh Partai Politik (Parpol) peserta Pemilu, dan Ketua PPK beserta anggota ini digelar di Aula lantai 2 KPUD Bojonegoro, Rabu (05/04/2023).
Rapat Pleno Terbuka yang dibuka secara resmi oleh Ketua KPUD Bojonegoro ini juga dihadiri oleh Kepala Disdukcapil Bojonegoro, Kesbangpol Bojonegoro, Lapas Bojonegoro dan Perwakilan dari Pondok Pesantren.
Dalam Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi, Divisi Data dan Perencanaan KPUD Bojonegoro, Muchamad Muchlisin mengatakan bahwa untuk Daftar Pemilih Sementara Kabupaten Bojonegoro untuk Pemilu Tahun 2024 ditetapkan sebanyak 1.036.922 pemilih.
“Dari total Daftar Pemilih Sementara tersebut dengan rincian pemilih laki laki sebanyak 516.217 dan pemilih perempuan sebanyak 520.705. Jumlah pemilih ini tersebar di 28 Kecamatan yang ada di Kabupaten Bojonegoro”, kata Muchamad Muchlisin.
Menurutnya, nantinya nama nama yang tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara ini akan ditempel di wilayah masing masing sehingga masyarakat bisa mengecek apakah namanya sudah masuk ke daftar tersebut apa tidak.
“Apabila ada masyarakat yang namanya belum tercantum dalam Daftar Pemilih Sementara segera melaporkan kepada Panitia Pemilihan tingkat Desa atau bisa melaporkan kepada KPUD”, tegas Muchamad Muchlisin kepada mediapantura.com
Masih menurut Muchamad Muchlisin, dari total Daftar Pemilih Sementara yang ditetapkan dalam Rapat Pleno Terbuka ini, pihak KPUD akan menyiapkan Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 4.278 yang tersebar di 430 Desa dan Kelurahan yang ada di Kabupaten Bojonegoro.
“Dari total TPS tersebut sudah termasuk 2 TPS Khusus. Untuk 2 TPS Khusus akan ditempatkan di LP Bojonegoro dan Pondok Pesantren di Desa Simorejo Kecamatan Kanor”, pungkas Muchamad Muchlisin. (pur/red)







