113 Madrasah Ibtidaiyah di Bojonegoro Ikuti ANBK dengan Sistem Semi Online

judul gambar

Reporter : Dwi Purwanto

mediapantura.com, Bojonegoro – Dari total sebanyak 262 Madrasah Ibtidaiyah, baik itu Negeri maupun Swasta yang berada di wilayah Bojonegoro sekarang ini sedang mengikuti Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Ada sebagian Madrasah Ibtidaiyah yang mengikutinya dengan Sistem Semi Online.

Sistem Semi Online yang digunakan dalam pelaksanaan ANBK jenjang Madrasah Ibtidaiyah ini untuk mengantisipasi terjadinya gangguan yang disebabkan jaringan internet maupun jaringan listrik.

“Ada 113 Madrasah Ibtidaiyah yang menggunakan Sistem Semi Online”, tutur Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Bojonegoro melalui Kepala Sesi Pendidikan Madrasah (Kasi Pendma), Sholihul Hadi, Jum’at (28/10/2022).

Kasi Pendma Kantor Kemenag Bojonegoro menjelaskan, ANBK Semi Online ini dilakukan untuk meminimalisir dampak gangguan yang disebabkan matinya jaringan internet dan jaringan listrik. Sehingga ANBK jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah di Bojonegoro sukses dalam pelaksanaannya.

“ANBK untuk jenjang pendidikan Madrasah Ibtidaiyah yang berlangsung sekarang ini dibagi dalam 4 gelombang. Tiap Gelombangnya dilaksanakan selama 2 hari”, jelas Kasi Pendma Kantor Kemenag Bojonegoro kepada Mediapantura.com.

Saat disinggung terkait sarana dan prasarana yang harus dimiliki tiap Madrasah Ibtidaiyah yang mengikuti ANBK, Sholihul Hadi menuturkan bahwa untuk Madrasah Ibtidaiyah yang belum memiliki sarana dan prasarana yang dibutuhkan bisa pinjam pakai kepada lembaga lain yang terdekat.

“Bisa pinjam pakai sarana dan prasarana kepada Madrasah Ibtidaiyah lain atau Madrasah Tsanawiyah (MTs) maupun Sekolah Menengah Pertama (SMP)”, tutur Sholihul Hadi.

Masih menurut Sholihul Hadi, siswa yang mengikuti ANBK ini adalah siswa yang duduk dikelas V dengan rincian jumlah peserta sebanyak 30 siswa inti dan 2 peserta cadangan.

Terpisah, Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kepatihan Kecamatan Bojonegoro, Ali Mujahidin mengatakan, untuk Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kepatihan sudah selesai pelaksanaannya. Selama pelaksanaan ANBK tidak terjadi kendala apapun semuanya lancar.

“Madrasah Ibtidaiyah Negeri Kepatihan ikut gelombang yang pertama yaitu tanggal 24 dan 25 Oktober”, pungkas Ali Mujahidin.(Red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *