Mediapantura.com, Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa menyiapkan anggaran sebesar Rp 10,8 miliar untuk program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk Perangkat Desa.
Hal itu di unahkapkan oleh Kabid Ketahanan Masyarakat Desa (DPMD) Bojonegoro Evie Octavia kepada mediapantura.com, Senin (26/9/2022). Menurutnya besaran tersebut tercantum pada perhitungan alokasi anggaran belanja fungsi pendidikan dalam rancangan peraturan daerah tentang P-ABPD Tahun 2022 Kabupaten Bojonegoro.
“Program ini akan terus berlanjut melihat kebermanfaatannya pada masyarakat,” jelasnya.
Dikatakan sesuai Arahan Bupati saat rapat evaluasi RPL dan Penguatan Pendampingan Masyarakat Desa Berbasis SDGs Desa Provinsi Jawa Timur pada Juli lalu bahwa program RPL Desa akan terus dilanjutkan, dan mendorong pendidikan S-2 bagi SDM pemerintahan yang ada di desa.
“Diharapkan lulusan RPL Desa mampu mendongkrak IPM di Kabupaten Bojonegoro,” ungkapnya.
Ditambahkan, jika rogram RPL Desa merupakan tugas dari Kemendes PDTT guna meningkatkan SDM. Dalam hal ini Bojonegoro sebagai pilot project dalam program tersebut. (Rico/Red)






