Reporter : Dwi Purwanto
Mediapantura.com Bojonegoro – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyiapkan anggaran pembebasan lahan pembebasan lahan untuk pembangunan Bendung Gerak Karangnongko. Anggaran ini diambilkan dari P-APBD 2022 yakni sebesar Rp 362 Milyar.
“Anggaran Rp 362 Milyar ini digunakan untuk keperluan pembelian tanah milik warga yang terdampak pembangunan Bendung Gerak Karangnongko di Kecamatan Margomulyo Kabupaten Bojonegoro”, ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (PU SDA) Kabupaten Bojonegoro, Erick Firdaus, Selasa (14/09/2022).
Kepala PU SDA Kabupaten Bojonegoro melalui sambungan telepon seluler dengan Mediapantura.com menjelaskan, anggaran ganti untung lahan milik warga yang terdampak Bendung Gerak Karangnongko dipasang di P-APBD 2022.
“Untuk Kabupaten Bojonegoro lokasi yang terdampak berada di pemukiman warga yang meliputi dua Desa di Kecamatan Margomulyo yaitu Desa Ngelo dan Desa Kalangan sehingga harus dilakukan pembebasan lahan dan dilakukan pemberian ganti untung”, jelas Erick Firdaus.
Menurutnya, pembangunan Bendungan Gerak Karangnongko akan berfungsi sebagai pasokan air irigasi dan air baku di Daerah Aliran Sungai (DAS) Bengawan Solo sebelah hilir yang cukup luas selain itu juga berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir Sungai Bengawan Solo.
“Pembangunan Bendungan Gerak Karangnongko ini merupakan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan membawa dampak baik untuk pertanian dan pengembangan ekonomi wilayah di Wilayah Bojonegoro”, pungkas Kepala PU SDA Kabupaten Bojonegoro. (Red)






