Reporter : Dwi Purwanto
Mediapantura.com Bojonegoro – Jajaran Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bojonegoro secara tegas menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang telah dilakukan Pemerintah per tanggal 3 September 2022 kemarin.
Penolakan terhadap kenaikan harga BBM bersubsidi ini disampaikan oleh Ketua DPD PKS Kabupaten Bojonegoro saat melakukan jumpa pers di Kantor DPD PKS Kabupaten Bojonegoro jalan Lisman nomor 10 Desa Campurejo Kecamatan Bojonegoro.
“Ini sesuai dengan Instruksi dari Presiden PKS tanggal 5 September bahwa Presiden PKS menginstruksikan kepada seluruh DPD PKS se Indonesia untuk melakukan penolakan kenaikan harga BBM”, ujar Ketua DPD PKS Kabupaten Bojonegoro, Driarso, Jumat (09/09/2022).
Dengan didampingi Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bojonegoro, Driarso menyampaikan pernyataannya bahwa kami secara tegas menolak kenaikan harga BBM yang telah dilakukan oleh Pemerintah.
“Ini sangat berdampak kepada masyarakat apalagi ekonomi masyarakat belum pulih akibat Pandemi Covid-19 selain itu juga akan berpengaruh kepada daya beli masyarakat”, jelas Ketua DPD PKS Kabupaten Bojonegoro.
Ditempat yang sama, Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bojonegoro, Yusuf Askin mengungkapkan bahwa seluruh DPD PKS se Jawa Timur mulai tanggal 5 hingga 10 September menyatakan penolakannya terhadap kenaikan harga BBM ini. Setelah itu akan melakukan flashmob atau aksi turun ke jalan.
“Untuk DPD PKS Kabupaten Bojonegoro besuk akan melakukan flashmob atau aksi turun ke jalan untuk menyampaikan aspirasinya”, pungkas Sekretaris DPD PKS Kabupaten Bojonegoro. (red)






