Penambang Pasir Liar Sepanjang Bantaran Bengawan Solo Di Kalitidu Ditertibkan Petugas

judul gambar

Mediapantura.com, Bojonegoro – Menindaklanjuti laporan keresahan masyarakat terkait penambangan pasir liar di wilayah Kecamatan Kalitidu Kabupaten Bojonegoro, aparat penegak hukum gabungan dari Polsek, Koramil dan Satpol-PP yang di pimpin Kapolsek Kalitidu AKP Harjo S.H. melaksanakan operasi penertiban penambangan pasir.

Kegiatan yang dilaksanakan Senin (22/8/2022) sekitar pukul 14.00 Wib petugas berhasil menertibkan dua lokasi penambang pasir liar di dua desa yakni Desa Mlaten dan Desa Pilangsari keduanya berada di Kecamatan Kalitidu.

Bacaan Lainnya
judul gambar

Dari dua desa tersebut terdapat 9 pemilik penambangan pasir milik warga sekitar. Hal itu di ungkapkan oleh Kapolsek Kalitidu, AKP Harjo S.H. kepada mediapantura.com.

“Siang ini kami bersama team gabungan telah melaksanakan operasi penertiban penambang pasir liar di sepanjang Bantaran Sungai Bengawan Solo yang berada di Kecamatan Kalitidu,” jelasnya.

Menurutnya penertiban di lakukan berdasarkan laporan keresahan warga sekitar mengenai adanya penambangan liar di wilayahnya, sehingga membuat petugas gabungan pun menertibkannya.

“Total kita 9 penambangan di dua desa berhasil kami tertibkan dengan memasang police line,” terangnya.

Disampaikan kesembilan penambang tersebut yakni di Desa Mlaten milik Kastur (52) dan Abdul Wahib (42) keduanya warga sekitar. Sedangkan di Desa Pilangsari tambang tersebut milik Kiswo (43), Rohmad (55), Wajib (47), Sujito (33), Suli (49), Agus(27) dan Darto (45) ketujuhnya merupakan warga sekitar.

“Saat penertiban di TKP tidak ditemukan aktifitas penambangan pasir, kemudian kami memberikan himbauan dan peringatan tentang larangan tambang pasir ilegal, selanjutnya untuk TKP dipasang garis polisi (Police line),” ujarnya.

Ditambahkan, jika kedepannya masih ditemukan penambangan pasir liar pihaknya tidak segan-segan untuk menertibkan kembali. Sebab penambangan liar mengunakan diesel bisa merusak bantaran sungai bengawa solo yang mengakibatkan tebing longsor. (Rico/Red)

Pos terkait

judul gambar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *