mediapantura.com, Bojonegoro – Prestasi telah diraih oleh tenaga sanitarian Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro. Azizah Mizan, hal ini dikarenakan tenaga sanitarian Puskesmas Wisma Indah mendapatkan penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur.
Penghargaan dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur ini diberikan kepada tenaga kesehatan dengan beragam profesi. Diantaranya dokter gigi, dokter umum, sanitasi lingkungan, perawat dan bidan. Hingga Ahli Teknologi Laboratorium MedisĀ (ATLM) terbaik yang telah terseleksi dari perwakilan Kabupaten/Kota di Jawa Timur.
Sanitarian Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro, Azizah Mizan mengatakan, rasa terimakasih dan bersyukur saat saya mengetahui menjadi juara pertama Nakes teladan kategori sanitasi lingkungan.
“Sebagai perwakilan Kabupaten Bojonegoro, di Provinsi Jawa Timur”, kata Azizah Mizan, Jumat (15/07/2022).
Menurutnya, setiap Kabupaten atau Kota mengirim satu Nakes ke Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur untuk mengikuti seleksi Nakes teladan sesuai profesi masing-masing. Seleksi yang diikuti mulai dari pengiriman curicculum vitae dan proposal inovasi.
“Saya berhak mewakili Kabupaten Bojonegoro di Provinsi Jawa Timur”, tutur Azizah Mizan Alumnus Poltekkes Kementrian Kesehatan
Dikatakan pula oleh Azizah Mizan, ada 9 nominator per profesi kemudian diambil 5 besar untuk maju di Provinsi Jawa Timur. Inovasi yang saya sampaikan berupa KaderĀ Unit Kesehatan Sekolah (UKS) Beraksi atau kader bersama awasi kantin sekolah, sehat, aman dan bergizi. Yang dibentuk dari perwakilan Kader Tiwisada sekolah. Diambil sampel dari beberapa SD dan SMP yang ada di wilayah kerja Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro.
“Ada 17 SD dan 10 SMP, setiap sekolah perwakilan 3 anak diajarkan untuk membedakan makanan sehat dan tidak sehat, bahan dan kandungan makanan yang diolah”, terang Azizah Mizan.
Azizah Mizan mengungkapkan, selain membedakan antara makanan segar dan tidak yang sudah terceklis dari kantin sekolah. Hingga kandungan bahan berbahaya pengolahan makanan, apabila ditemukan atau dicurigai mengandung pengawet. Maka pengawasan dari pihak eksternal dan internal, akan mengirimkan sampek makanan tersebut ke puskesmas.
“Selain itu, juga terkait fasilitas yang ada di kantin sekolah. Mulai dari sanitasi (tempat sampah, air bersih untuk masak dan cuci piring, sarana cuci piring, etalase makanan),” ungkap Wanita asal Desa Palang Kabupaten Tuban.
Azizah Mizan menambah, setelah dinyatakan sebagai Juara pertama nakes berprestasi bidang sanitasi lingkungan, tingkat Provinsi Jawa Timur. Kini Sanitarian Puskesmas Wisma Indah Bojonegoro tengah menyiapkan penyempurnaan di seleksi tingkat Nasional sebagai perwakilan Jawa Timur.
“Persiapannya hampir sama, hanya penyempurnaan saja. Dari segi pemaparan dan perkembangan, karena programnya juga sudah lama hanya terkendala di tahun 2021 karena Pandemi Covid-19”, pungkasnya. (Pur/Red)






