Reporter: Ahmad Fauzi
Bojonegoro, mediapantura.com – Pemkab Bojonegoro Melalui Dinas Perdagangan dan Usaha Menengah dan Kecil (UMKM) Terus mendorong peningkatan Pelaku UMKM di tengah Pandemi Covid-19 salah satunya dengan meresmikan galeri Pusat oleh-oleh yang bertempat di area Taman Rajekwesi Bojonegoro, Jum’at (26/03/2021).
Peresmian Outlet yang nantinya akan di Kelola oleh kelompok Kartini Mandiri di hadiri sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro diantaranya Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM,Dinas Pariwisata,Dinas Kominfo,Dinas Tenaga Kerja, ExxonmobilCepuLimited,SRC, Mayora.
Pusat oleh-oleh produk lokal Bojonegoro, Kartini Mandiri, nantinya dapat menjadi galeri yang menerima serta memasarkan produk para pelaku industri kecil menengah (IKM) di Bojonegoro. Produk tersebut diantaranya makanan, minuman, aneka camilan, kerajinan tangan hingga brand fashion.
Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM Bojonegoro, Sukemi menuturkan agenda seperti ini perlu dibudayakan, yakni program perekonomian masyarakat perlu dibudayakan kembali di Bojonegoro. Sebagai salah satu mitra masyarakat, pemerintah daerah sangat mendukung sekali.
“Taman Rajekwesi sendiri menjadi ikon wisata di Bojonegoro juga perlu dioptimalkan. Kini perlu ada peningkatan fasilitas, dari fasilitas yang cukup memadai, sarana rekreasi hingga pusat oleh-oleh khas yang akan menarik minat para pengunjung.
“Acara seperti ini perlu dibudayakan kembali, sebagai mitra masyarakat tentu kami mendukung penuh atas sinergitas pemda bersama Dinas terkait dalam pemberdayaan UMKM maupun IKM,” ungkap Kepala Dinas Perdagangan dan UMKM Bojonegoro, Sukemi.
Sukemi juga menambahkan, menjual suatu produk tentunya tidak bisa lepas dari beberapa dukungan yakni bagaimana pemasaran dapat berjalan lancar. Manajemen harus tertata dan fokus pada permintaan konsumen hingga harga jual produk.
Selain itu, lanjut Sukemi mengatakan, Nantinya produk dari para pelaku IKM yang tergabung dalam paguyuban Kartini Mandiri ini dapat menjadi pusat oleh-oleh yang menerima serta memasarkan produk khas Bojonegoro. Dan tentunya dapat meningkatkan aktivitas geliat perekonomian lokal Bojonegoro.
“Menjual suatu produk tentu ada beberapa trik, dari harga jual hingga fokus produk yang dijual. Dengan adanya pusat oleh-oleh harapan kami nantinya produk dari para pelaku UMKM dan IKM ini kedepan dapat mendongkrak perekonomian Bojonegoro,” pungkasnya.
Sementara itu Perwakilan ExxonmobilCepuLimited ( EMCL) Hastiasih mengapresiasi atas launching Outlet yang nantinya akan di jadikan Sebagai pusat ekonomi kreatif di masyarakat serta sebagai sarana untuk pemasaran produk-produk unggulan yang ada di kabupaten Bojonegoro.
“Kita harapkan dengan adanya outlet Resmi untuk menjual seluruh produk unggulan di kabupaten Bojonegoro ini nantinya produk-produk baik yang bersifat kuliner maupun produk kerajinan Tangan bisa di
Di tampilkan di outlet ini dan nantinya seluruh produk yang di kelola oleh kelompok masyarakat Kartini Mandiri bisa eksis dan berkembang di masyarakat luas. (af)






