Blora, mediapantura.com – Menjelang perayaan hari raya Idul fitri 1441 H yang tinggal dua pekan lagi, biasanya angka kriminalitas cenderung meningkat dibandingkan hari biasanya. Maka dari itu jajaran Kepolisian Resor Blora, Polda Jateng menggiatkan patroli di pasar tradisional memberikan sosialisasi waspada kejahatan juga waspada penyebaran pendemi Covid-19.
Selain melakukan pemantauan pasar, petugas juga memberikan himbauan kepada para konsumen maupun pedagang agar ekstra waspada terhadap adanya oknum-oknum pedagang yang menjual bahan kadaluarsa kembali.
Salah satunya yang dilakukan oleh anggota Polsek Kedungtuban, Senin (11/05/2020), satu regu patroli blusukan kedalam pasar tradisional Kecamatan Kedungtuban, Blora.
“Selain memantau perkembangan harga, sekaligus menghimbau warga agar selalu waspada dan berhati hati terhadap copet maupun jambret, Serta waspada peredaran uang palsu dan yang lebih penting selalu waspada pendemi Covid-19,” ucap Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto.
Kapolsek menambahkan, kegiatan blusukan pasar dan objek-objek vital akan terus dilaksanakan di seluruh wilayah Kecamatan Kedungtuban hingga lebaran nanti. Hal itu dimaksudkan menjaga situasi agar tetap aman karena pasar akan ramai selama bulan puasa dan jelang Idul Fitri.
“Didalam patroli dialogis ini anggota mengimbau kepada masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat bepergian ke pasar agar tidak menggunakan perhiasan yang dapat memancing terjadinya aksi kejahatan. Dan kepada pedagang untuk berhati hati antisipasi peredaran uang palsu apabila mendapatinya segera laporkan ke Polsek Kedungtuban,” tambahnya.
Sementara itu, Sunarti (46) salah satu warga pedagang di pasar Kedungtuban mengungkapkan bahwa, dirinya lebih tenang, dengan adanya Polisi yang rutin patroli ke pasar.
“Saya merasa lebih tenang dengan adanya pak Polisi yang patroli blusukan pasar, ada yang menjaga,” katanya. (Ar/Red)






