Polisi Peduli Pendidikan, Ini Pesan Kapolres Bojonegoro untuk Pelajar

Bojonegoro – Kapolres Bojonegoro AKBP Yenni Diarty mengingatkan para pelajar agar bijak menggunakan media sosial, menjauhi bullying, serta tidak terlibat dalam perilaku yang bertentangan dengan etika dan norma sosial. Pesan tersebut disampaikan saat mengunjungi SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja di Jalan HOS Cokroaminoto, Kota Bojonegoro, melalui program Polisi Peduli Pendidikan.

Dalam kunjungan tersebut, AKBP Yenni mengajak para siswa membangun karakter positif, meningkatkan kedisiplinan, serta menanamkan rasa tanggung jawab sejak dini.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, pelajar tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademis, tetapi juga harus mempunyai etika, kepribadian, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Di tengah perkembangan teknologi digital, Kapolres menekankan pentingnya kemampuan menyaring informasi. Para siswa diminta berpikir kritis, tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, serta tidak sembarangan membagikan konten di media sosial. Setiap aktivitas di ruang digital harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab.

AKBP Yenni juga mengingatkan agar para pelajar menjauhi segala bentuk perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial. Ia mengajak siswa saling menghargai perbedaan, menjaga hubungan pertemanan, serta tidak merendahkan atau menyakiti orang lain. Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk belajar serta mengembangkan potensi.

Suasana kunjungan berlangsung interaktif melalui dialog langsung antara Kapolres dan para siswa. Sejumlah pelajar mendapat kesempatan maju untuk menjawab pertanyaan sederhana dan menyampaikan pendapat seputar kehidupan sehari-hari. Para siswa yang berani berpartisipasi mendapatkan hadiah sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi untuk meningkatkan kepercayaan diri.

Dalam kesempatan itu, Kapolres juga berbagi pengalaman semasa sekolah. Ia mengingatkan bahwa masa SMA merupakan kesempatan berharga untuk menimba ilmu, memperluas wawasan, mengembangkan kemampuan, dan membentuk karakter sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Adik-adik adalah generasi penerus bangsa yang memiliki peran penting dalam menentukan masa depan Indonesia. Karena itu, persiapkan diri sejak sekarang dengan belajar sungguh-sungguh, disiplin, dan membangun karakter positif. Nikmati setiap prosesnya, jalani dengan penuh tanggung jawab, serta syukuri setiap kesempatan yang kalian miliki. Hormati guru dan orang tua, patuhi aturan, serta jangan mudah terpengaruh pergaulan negatif,” pesan AKBP Yenni.

Yenni berharap para siswa mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, beretika, dan memiliki daya saing.

Menurutnya, masa depan bangsa menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki kedisiplinan, integritas, sikap (attitude) yang baik, serta kepedulian terhadap sesama.(*)

Pos terkait