Aksi Lukman “Fotolicious” di Surabaya, Bagi Banner Gratis hingga Peralatan untuk UMKM Pinggir Jalan

Di Surabaya, sosok pria bernama Lukman atau yang akrab dikenal sebagai Fotolicious mencuri perhatian publik lewat aksi sosialnya membantu pelaku UMKM. Ia kerap mendatangi lapak-lapak kecil di pinggir jalan dengan satu tawaran sederhana namun berdampak besar.

“Assalamualaikum Pak, mau saya buatkan banner gratis?” menjadi kalimat pembuka yang hampir selalu ia ucapkan dalam setiap videonya saat menghampiri pedagang. Dari situ, Lukman mulai membantu meningkatkan tampilan visual lapak agar terlihat lebih menarik dan profesional.

Bacaan Lainnya

Tak hanya memberikan banner dan stiker untuk kebutuhan branding, Lukman juga kerap membagikan berbagai peralatan usaha secara gratis. Mulai dari payung, kompor, magic jar, hingga tong sampah, semua diberikan demi menunjang aktivitas jualan para pelaku UMKM agar lebih optimal.

Aksi sosial yang ia beri nama “Gotong Royong Bantu UMKM” ini rupanya berangkat dari pengalaman pribadi. Lukman mengaku pernah mengalami gangguan kecemasan atau Anxiety disorder sejak 2012. Ia pun bernazar akan membantu UMKM jika berhasil pulih dari kondisi tersebut.

Setelah kesehatannya membaik, Lukman mulai turun langsung ke lapangan dengan memanfaatkan keahliannya di bidang fotografi dan desain. Bahkan sejak 2020, ia telah lebih dulu membantu UMKM melalui kelas fotografi serta jasa foto produk murah berkualitas, dengan harga mulai Rp25 ribu untuk lima foto.

“Untuk membantu UMKM kita memang harus turun ke bawah, salah satunya dari foto produk dengan harga terjangkau,” ujar Lukman.

Melalui akun media sosialnya, Lukman mengklaim telah membantu lebih dari 300 lapak UMKM di Surabaya dan sekitarnya. Popularitasnya pun terus meningkat dengan jumlah pengikut yang kini menembus lebih dari 960 ribu.

Sejumlah brand besar seperti GoFood, Neo Rheumacyl, BonCabe, hingga PT SIER juga pernah berkolaborasi dengannya.

Menariknya, seluruh aksi tersebut awalnya dibiayai dari kantong pribadi. Demi menunjang mobilitas, ia bahkan rela menyewa mobil beserta sopir. Proses foto produk pun dilakukan langsung di bagasi mobil yang telah dilengkapi peralatan fotografi dan pencahayaan profesional, demi menghasilkan gambar asli yang jujur dan tidak menipu konsumen.

Selain membantu secara langsung, Lukman juga aktif membuat konten video dan carousel di media sosial. Ia berharap, konten yang viral tidak hanya mengangkat namanya, tetapi juga mendatangkan lebih banyak pembeli bagi UMKM yang ia bantu.

“Iya karena saya bukan orang kaya, jadi untuk bisa membantu lebih banyak lagi saya buatin konten. Kalau kontennya viral, UMKM tersebut juga jadi lebih rame,” tuturnya.

Bagi masyarakat yang ingin mengikuti atau mendukung aksinya, Lukman aktif membagikan kegiatannya melalui akun Instagram @fotolicious.id serta platform lain seperti TikTok, YouTube, Facebook, dan Threads. (Red)

Pos terkait