Bojonegoro, mediapantura.com – Polsek Sumberrejo Polres Bojonegoro menerima kunjungan anak MIM 18 Sumberrejo Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro bertempat di Musholah Polsek Sumberrejo pagi tadi, Senin (24/02/2020) sekitar pukul 08.00 WIB.
Kedatangan anak-anak dari MIM 18 Sumberrejo sebanyak 48 anak dengan Guru pendamping 4 orang ke Polsek Sumberrejo diterima oleh Kapolsek Sumberrejo AKP Imam Kanafi, S.H. melalui Kanit Binmas Aiptu Mashuri dan Kasi Humas Aiptu Sutaji guna mengenalkan profesi Polri tentang kedisiplinan dan tertib lalu lintas sejak usia dini
Kanit Binmas menyatakan kedatangan anak-anak ini merupakan salah satu upaya pengenalan Profesi Polisi antara lain fungsi Reskrim, Intelkam, Binmas, Sabhara serta mengenalkan langsung tata tertib berlalu lintas kepada anak usia dini.
Tidak lupa anak-anak kita kenalkan serta kita ajak praktek tentang 12 isyarat pengaturan lalu lintas agar anak-anak mengerti dan paham bila menjumpai petugas di lapangan yang sedang melaksanakan pengaturan lalu lintas”terang Aiptu Mashuri
“Kami dari pihak Kepolisian sangat senang atas kedatangan anak-anak MIM 18 sumberrejo , kami senang jika mereka paham dan mengerti apa yang namanya lalu lintas agar suatu saat mematuhi benar peraturan lalu lintas”, tutur Kanit Binmas.

Sementara itu, salah Kepala MIM 18 Bapak Rusman. S.Pd menyatakan bahwa pengenalan segala bentuk kedisiplinan dan Profesi Polisi sejak dini menjadi salah satu program kegiatan sekolah, agar anak-anak tidak takut dengan Polisi.
“Memang kegiatan ini sudah kita rencanakan dalam kurikulum”, ucap Bapak Rusman, S.Pd.
Perlu diketahui bahwa, kurikulum yang saat ini diterapkan dalam proses belajar mengajar di MIM 18 sumberrejo merupakan berbasis kepada Profesi Anak yang nanti kedepanya anak-anak dapat menentukan cita-citanya, serta mengenalkan tugas polisi di lapangan agar anak-anak tidak takut bila bertemu dengan polisi saat bertugas.
Sementara anak-anak juga di ajak keliling ruangan Polsek Sumberrejo salah satunya ke ruang tahanan. Hal tersebut guna mengingatkan sejak dini bahwa setiap pelaku kejahatan akan di masukan kedalam sel tahanan.
Anak-anak juga di kenalkan mobil patroli dan diakhir kegiatan ini anak-anak di ajak naik mobil patroli.