DPRD Bojonegoro Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis Selama Ramadan

BOJONEGORO – DPRD Kabupaten Bojonegoro melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya selama bulan Ramadan. Evaluasi tersebut dilakukan melalui audiensi bersama para kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Bojonegoro di ruang rapat DPRD setempat, Rabu (4/3/2026).

Audiensi ini digelar sebagai tindak lanjut atas berbagai masukan masyarakat terkait pelaksanaan program MBG di lapangan. DPRD menilai pengawasan dan evaluasi perlu dilakukan agar program yang bertujuan meningkatkan pemenuhan gizi tersebut tetap berjalan sesuai harapan.

Bacaan Lainnya

Ketua Komisi C DPRD Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan program tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi para penerima, khususnya para pelajar.

“Kami ingin memastikan bahwa pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar berjalan sesuai tujuan, terutama dalam memenuhi kebutuhan gizi siswa selama bulan Ramadan,” ujar Ahmad Supriyanto saat audiensi.

Dalam forum tersebut, para anggota dewan juga menyoroti sejumlah aspek penting dalam pelaksanaan program, mulai dari komposisi menu makanan, kebersihan dapur penyedia makanan, hingga proses distribusi kepada para penerima.

Menurut Ahmad Supriyanto, evaluasi yang dilakukan DPRD bukan untuk mencari kesalahan, melainkan sebagai upaya perbaikan agar kualitas pelayanan program tetap terjaga.

“Evaluasi ini penting agar kualitas makanan, kebersihan dapur, serta distribusi program dapat terjaga sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para penerima,” tambahnya.

Audiensi tersebut turut dihadiri perwakilan dari dinas terkait, koordinator program MBG, serta para kepala SPPG dari berbagai wilayah di Bojonegoro. Dalam kesempatan itu, DPRD juga meminta para pengelola program untuk terus meningkatkan koordinasi serta menjaga standar kualitas makanan yang diberikan kepada penerima manfaat.

Melalui evaluasi ini, DPRD Bojonegoro berharap pelaksanaan program MBG dapat berjalan lebih optimal serta mampu mendukung peningkatan kesehatan dan pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi para pelajar di Kabupaten Bojonegoro.(*)

Pos terkait