BOJONEGORO – Bertempat di Pendopo Kecamatan Padangan, Pengukuhan dan Pembinaan Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) , Badan Kesejahteraan Masjid (BKMM) dan Badan Koordinasi Majelis Taklim Masjid Tingkat Desa dilaksanakan dengan khidmat dan antusias peserta, Sabtu (25/11/2023).
Hadir pada acara pengukuhan dan pembinaan adalah Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten Bojonegoro yang sekaligus Ketua PD BKMM Nurul Azizah Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Bojonegoro Abdul Wahid, Kabag Kesra Pemkab Bojonegoro, 10 Camat di wilayah barat.
Selain itu juga hadir Ketua DMI Bojonegoro Hanafi beserta jajaran Pengurus Daerah maupun Pengurus Kecamatan, Kasi Bimmas Islam Zaenal Arifin, Kepala KUA wilayah barat, Organisasi Masyarakat NU dan Muhammadiyah, serta pengurus DMI, BKM, BKMM dari 10 Kecamatan.
Pengukuhan Pengurus DMI, BKM dan BKMM oleh Ketua DMI Kabupaten Bojonegoro Drs. H. Hanafi, MM dan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro Selaku Pembina BKM, dan dilanjutkan pembinaan oleh Ketua DMI Bojonegoro.
Hanafi Ketua DMI Bojonegoro memberikan apresiasi dan penghargaan kepada pengurus DMI walau tanpa gaji tetap ikhlas mengurus masjid.
“Sesuai janji Allah pasti siapa yang mau mengurus Masjid akan diangkat derajatnya dunia akhirat”, tutur Hanafi.
Lebih lanjut dikatakan oleh Hanafi bahwa semua Pengurus DMI, BKM, BKMM yang saat ini hadir adalah konsolidasi dan membahas solusi serta langkah strategis DMI, BKM, BKMM.
Ditempat yang sama, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Bojonegoro, Abdul Wahid memberikan penekanan bahwa Kantor Kemenag berkomitmen memberikan layanan terbaik buat umat.
Masih menurut Abdul Wahid, Kantor Kemenag Bojonegoro mengupayakan layanan yang terbaik buat masyarakat antara lain layanan haji yang insyallah kuota untuk indonesia.
“BKM adalah organisasi dibawah Kemenag harus satu komando”, ucap Abdul Wahid.
Abdul Wahid mengungkapkan, BKM kedepan melalui Bimmas Islam dan Kepala KUA akan selalu memberikan pembinaan untuk penguatan organisasi.
“Insyallah dana pembinaan akan melekat di Kemenag sudah dianggarkan. Dengan kita menghidupkan masjid akan mendapat keberkahan dunia dan akhirat.
Sementara itu, Setda Kabupaten Bojonegoro, Nurul Azizah menyampaikan, BKMM kedepan ingin bersinergi dengan pembinaan internal dengan mengadakan pembinaan bersama DMI, BKMM, BKM setiap 3 bulan sekali.
“Selanjutnya adalah pencarian kader Qori dan Qoriah di wilayah Bojonegoro untuk di adakan pembinaan secara berkelanjutan”, tutur Nurul Azizah.
Nurul Azizah mengatakan, kedepan BKMM Bojonegoro bersama Polres Bojonegoro akan bekerja sama untuk mengadakan pembinaan generasi muda, mulai bahaya narkoba dan bermedsos yang baik dan santun.
“Maka DMI, BKM, BKMM akan bersinergi melaksanakan pembinaan. Karena banyak generasi generasi muda yang salah pergaulan maka menjadi tanggung jawab kita bersama untuk membina kenakalan remaja”, kata Nurul Azizah.
Nurul Azizah menambahkan, program selanjutnya adalah pemberian makanan sehat yang bersertifikat Halal, kami BKMM juga ingin sinergi pembinaan keluarga sakinah.(pur/red)
