Melalui FGD, Tim Riset Keilmuan STIE Cendekia Bojonegoro Kembangkan Pengelolaan Desa Wisata

mediapantura.com, Bojonegoro – Pengembangan desa wisata merupakan bagian dari pilar terpenting pembangunan pariwisata dan ekonomi kreatif ke depan. Sesuai  Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atau (Kemenparekraf) menargetkan sebanyak 244 desa wisata tersertifikasi menjadi desa wisata mandiri pada tahun 2024.

Hal tersebut, Tim Dosen Periset dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi(STIE) Cendekia Bojonegoro melaksanakan penelitian dengan topik Peningkatan Performa Kerja Berbasis Partisipasi Pada Pengelola Desa Wisata di Kabupaten Bojonegoro. Dimana Penelitian tersebut adalah sekema Riset Keilmuan yang mendapatkan pedanaan dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).

Ketua tim riset, Dr. Ari Kuntardina menyampaikan terima kasih kepada Asosiasi Desa Wisata Kabupaten Bojonegoro yang telah mendukung penyelenggaraan Focuss Group Discussion(FGD) pengembangan Wisata hingga kesediaan para anggota untuk menjadi informan pada pelaksanaan penelitian.

Lanjutnya, bahwa maksud dari pelaksanaan riset tersebut agar nantinya dapat memberikan masukan kepada pemangku kebijakan dengan amengimplementasikan self-efficacy dan public service motivation para pengelola yang terlibat pengembangan desa-desa wisata di Kabupaten Bojonegoro.

“Riset keilmuan yang tengah dijalankan itu bertujuan mendesain model kemitraan membangun desa wisata. Kami berusaha meningkatkan pengembangan wisata sesuai keilmuan kami,” terang Ari Kuntardina, Rabu(30/11/2022). (*)

 

Pos terkait