Reporter : Dwi Purwanto
mediapantura.com, Bojonegoro – Tujuan organisasi Dharma Wanita adalah mewujudkan kesejahteraan anggota dan keluarganya melalui peningkatan kualitas sumber daya anggota untuk mendukung tercapainya tujuan nasional berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945.
Dan sebagai upaya tingkatkan kepedulian terhadap penyakit kanker serviks dan kanker payudara, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan sosialisasi dan deteksi dini Iva Test dan Sadanis.
Sosialisasi Iva Test dan Sadanis secara gratis bertajuk “Ibu Sehat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat”, yang dihadiri para anggota DWP dilingkungan Kankemenag Kabupaten Bojonegoro, bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Kemenag Bojonegoro, Rabu (10/8/2022).
Ketua Dharma Wanita Persatuan Kemenag Bojonegoro, Elly Rustiyana Munir mengatakan, menindaklanjuti webinnar nasional oleh Ibu Menteri Agama terkait kesehatan ada Tes Iva dan Sadanis bagi wanita, karena untuk mendeteksi kanker serviks dan sadanis adalah kanker payudara terhadap wanita. Sehingga perlunya mendeksi dini terhadap kesehatan terutama wanita. Dan pemeriksaan Iva dan Sadanis akan dilaksanakan selama dua hari yaitu hari ini dan besuk.
“Berdasarkan data WHO, setiap 2 menit sekali, 1 perempuan meninggal karena kanker serviks. Sehingga ini perlu kesadaran dan kewaspadaan untuk segera melakukan deteksi dini dengan Tes IVA atau Tes Pap Smear jika mengalami gejala tertentu”, tutur Elly Rustiyana.
Menurutnya, begitu pula dengan penyakit kanker payudara yang perlu perhatian khusus untuk melakukan deteksi dini dengan cara Sadari (Pemeriksaan Payudara Sendiri) maupun Sadanis. (Pemeriksaan Payudara Klinis). Karena pentingnya program itu dimohon DWP untuk mendukung sepenuhnya pada program ini, karena penyakit kanker merupakan penyakit mendunia nomor 2.

“Pengetahuan terhadap kesehatan reproduksi perempuan sangat penting untuk dipahami dan dimengerti oleh kaum perempuan. Sehingga diharapkan melalui kegiatan ini, dapat menumbuhkan rasa kesadaran dan meningkatkan kewaspadaan yang tinggi terkait masalah kesehatan reproduksi perempuan”, terang Elly Rustiyana.
Dikatakan pula oleh Elly Rustiyana, terkadang kita tidak sadar telah terjadi sesuatu di dalam tubuh kita, sehingga tiba-tiba sudah divonis sakit yang parah. Melalui kegiatan ini kita semua akan sama-sama belajar tentang masalah kesehatan reproduksi perempuan, terutama tentang penyakit kanker yang mengintai kaum perempuan, yaitu kanker serviks dan kanker payudara.
“Sebagai upaya kepedulian terhadap Kanker Serviks dan Kanker Payudara, DWP Kemenag Bojonegoro rencananya akan dilaksanakan Tes Iva dan Sadanis“, jelas Ketua DWP Kankemenag Bojonegoro.
Ketua DWP Kankemenag Bojonegoro berharap peran serta seluruh anggota DWP Kemenag Bojonegoro untuk bisa mengikuti kegiatan ini yang sangat penting untuk mengetahui sejak dini apabila ada tanda atau gejala yang berhubungan dengan penyakit di mulut rahim dengan Iva dan payudara dengan Sadanis.
“Semakin dini diketahui akan semakin cepat penangananya dan harapan untuk sembuh lebih banyak”, pungkas Elly Rustiyana. (Red)