Reporter : Dwi Purwanto
mediapantura.com, Bojonegoro – Diawal tahun ajaran baru ini, setiap sekolahan mulai Tingkat Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) maupun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang ada di Kabupaten Bojonegoro menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
Kegiatan MPLS ini, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro maupun Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur lebih menekankan karakter para pelajar, hal ini dilakukan oleh SMP Negeri 1 Kapas dengan cara melakukan penandatanganan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU).
MoU yang dilakukan oleh SMP Negeri yang berada di Desa Bakalan Kecamatan Kapas ini untuk membentuk karakter para pelajar Perkasa atau membentuk Profile Karakter Pelajar Pancasila, Senin (18/07/2022).
“Pihak sekolah melakukan MoU dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca)”, tutur Sekretaris Kecamatan Kapas, Novita Sari kepada Mediapantura.com.
Novita Sari mengatakan, tujuan dilakukannya MoU ini untuk masuk membangun masa depan, membentuk karakter, menambah ilmu pengetahuan dan mengembangkan potensi siswa, serta membuka peluang kerja.
Ditempat yang sama, Suhartatik selaku Ketua Panitia MPLS SMP Negeri 1 Kapas mengungkapkan, selain itu. MPLS juga bertujuan untuk mengenali potensi diri, membantu siswa beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru, menumbuhkan motivasi, belajar efektif.
“Serta untuk mengembangkan interaksi positif dan menumbuhkan perilaku positif, jujur, gotong royong, mandiri”, ungkap Ketua Panitia MPLS SMP Negeri 1 Kapas.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kapas, Bambang Hadi S. menjelaskan bahwa menyambut pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 13 tahun pelajaran 2022/2023 dan MPLS ini, Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menekankan pada tiap sekolah untuk mengutamakan pembentukan karakter pelajar maka MPLS yang dimulai tanggal 18 hingga tanggal 20 Juli 2022 mendatang oleh pihak SMP Negeri 1 Kapas diisi berbagai kegiatan.
“Untuk kegiatan yang dilakukan antara lain kegiatan parenting atau motivasi pendidikan, kerjasama dengan iBEST Internasional School dari Pare Kabupaten Kediri, melakukan kerjasama dengan Ruang Guru tes diagnostik.
Masih menurut Bambang Hadi S, dalam kegiatan ini, pihaknya juga melakukan kerjasama dengan Polsek Kapas dengan cara melakukan sosialisasi UU Lalu Lintas, bahaya Narkoba dan kenakalan remaja. Selain itu melakukan kerjasama dengan Puskesmas Kapas untuk memberikan sosialisasi program pola hidup bersih dan sehat.
“Selama kegiatan MPLS berlangsung, pihak guru akan memberikan penjelasan wawasan Wiyata Mandala, kegiatan ekstra kurikuler dan pengenalan budaya lokal”, ucap Bambang Hadi S.
Bambang Hadi S menambahkan, kita juga melakukan kerjasama dengan
Koramil Kapas Latihan PBB dan tata upacara membentuk karakter disiplin dan Nasionalisme. Kegiatan MPLS akan akhiri dengan pentas seni untuk mengembangkan minat, bakat dan potensi siswa.(red)