Kurikulum Merdeka, SMPN 4 Bojonegoro Gelar Workshop Bagi Guru

Reporter: Ahmad Fauzi

mediapantura.com, Bojonegoro  –  Menjelang Kurikulum Merdeka Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Bojonegoro menggelar workshop, pendalaman dan pengembangan implementasi Kurikulum Merdeka bertempat di Aula SMPN 4 Bojonegoro Desa Mulyoagung Kecamatan Kota Kabupaten Bojonegoro, Rabu(29/6/2022).

Dalam workshop tersebut dihadiri Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 4, Agus Sugianto, S.Pd serta diikuti seluruh guru dan staf SMPN 4 Bojonegoro.

Kepala Sekolah SMPN 4, Agus Sugianto mengatakan SMPN 4 siap mengahadapi Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2022/2023.

“SMPN 4 hari menggelar workshop menjelang Kurikulum Merdeka selama 3 hari mulai tanggal 27 – 29 Juni 2022,” ucap Kepsek, Agus Sugianto kepada awak mediapantura.com.

Agus Sugianto menambahkan workshop ini sarana bagi para guru mempersiapkan atau mengimplementasikan Kurikulum Merdeka nanti.

“Pada intinya SMPN 4 siap menghadapi Kurikulum Merdeka,” imbuhnya.

Pihaknya juga menjelaskan  adanya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia Nomor :  56/M/2022 tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran menjadi regulasi baru yang harus dilaksanakan.

Kurikulum Merdeka yang mulai diberlakukan pada tahun pelajaran 2022/2023 harus dilaksanakan pada satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan dengan mengembangkan kurikulum melalui prinsip diversifikasi sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik.

“Tentunya dari hasil workshop ini akan dirumuskan kembali oleh tim dalam penyusunan kurikulum merdeka yang disesuaikan dengan kondisi sekolah,” terangnya.

Sementara itu, Kepsek juga berharap para guru peserta workshop dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan memahami kurikulum merdeka yang akan diterapkan di tahun pelajaran baru pada kelas VII nanti.

Ditempat yang sama, Dra. Sri Mardiany selaku Pengawas Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegoro menyampaikan agar seluruh guru yang mengikuti Workshop dengan serius sehingga ilmu yang di sampaikan oleh para narasumber bisa di implementasikan pasca workshop serta sebagai ajang persiapan mematangkan implementasi kurikulum merdeka.

“Kurikulum Merdeka merupakan program baru yang dibutuhkan keseriusan dan pemahaman dalam workshop ini,” ucap Sri Mardiany.

Lanjutnya menyampaikan bahwa implementasi kurikulum merdeka belajar ini akan serentak di laksanakan seluruh sekolah pada tahun pelajaran 2022/2023 khususnya untuk kelas 7.

Perlu diketahui  kegiatan ini menghadirkan 2 orang narasumber Dr R Chusnu Yuli Setyo ( Kabid Dikdas Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan) dan ibu Wafiroh Kepala SMPN 2 Kedungpring Lamongan yang juga instruktur Program Sekolah Penggerak dengan materi Kegiatan Penyusunan KOS ,TP/ATP,P5 ,Modul Ajar dan assessment. (red)

Pos terkait