mediapantura.com, Bojonegoro – Kurikulum Merdeka menjadi salah satu program yang dilakukan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia (Kemendikbudristek RI) untuk mengatasi ketertinggalan dan hilangnya pembelajaran di Indonesia.
Dengan akan diterapkan Kurikulum Merdeka, beberapa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri maupun Swasta di wilayah Kota Bojonegoro menggelar workshop sekaligus diseminasi implementasi kurikulum merdeka yang akan diterapkan pada tahun ajaran 2022/2023, bertempat di SMPN 1 Bojonegoro.
Saat dikonfirmasi, ketua panitia workshop kurikulum merdeka juga selaku Kepala SMPN 1 Bojonegoro, Moch. Munir mengatakan kegiatan diseminasi kurikulum ini diselenggarakan. guna mempersiapkan implementasi kurikulum merdeka belajar bagi siswa baru yang tengah duduk di kelas 7 pada tahun pelajaran 2022/2023. Lemaga pendidikan dengan mengembangkan kurikulum melalui prinsip diversifikasi sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik.
“Tentunya dari hasil workshop ini akan dirumuskan kembali oleh tim dalam penyusunan kurikulum merdeka yang disesuaikan dengan kondisi sekolah,” terang Moch. Munir kepada mediapantura.com, Jum’at(24/6/2022) siang tadi.
Munir menambahkan dengan adanya Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi Republik Indonesia. Nomor : 56/M/2022, tentang pedoman penerapan kurikulum dalam rangka pemulihan pembelajaran.
“Dengan adanya Surat Edaran dari Kemendikbudristek, tentunya menjadi regulasi baru yang harus dilaksanakan,” imbuhnya.

Pihaknya menyampaikan workshop ini diikuti beberapa Sekolah Menengah Pertama antara lain SMPN 1 Bojonegoro, SMPN 2 Bojonegoro, SMPN 5 Bojonegoro ,SMPN 6 Bojonegoro, SMPN 7 Bojonegoro, SMP Model Terpadu. SMPN 1 Trucuk, SMP Plus Alfatimah, SMP Muhammadiyah 9 Bojonegoro dan SMP Katolik Santa Paulus Bojonegoro. Workshop ini juga menghadirkan dua narasumber.
Sementara itu, Ketua Muswarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Negeri Kabupaten Bojonegoro sekaligus Kepala SMP Negeri 5 Bojonegoro, Zamroni menambahkan dengan banyaknya kluster pada kegiatan diseminasi kurikulum merdeka belajar. Lebih meningkatkan kesiapan sekolah di dalam menyongsong pelaksanaan Kurikulum Operasional di Satuan Pendidikan (KOSP) di tahun pelajaran 2022/2023.
“Harapan kami seluruh SMP Negeri maupun Swasta di Bojonegoro ini siap melaksanakan KOSP di tahun pelajaran 2022/2023. Baik guru hingga siswa,” harapnya. (af/red)