Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno mengatakan, proses seleksi atau lelang jabatan itu telah dimulai sejak 30 November 2021. Tenggat pendaftaran seleksi sendiri, berakhir pada Senin (6/12/2021), hingga pukul 24.00.
Menurutnya, waktu memilih diperkirakan waktu satu bulan hingga muncul tiga nama calon. Nama-nama itu, nantinya akan diserahkan kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah.
“Ini terbuka, dari kabupaten dan provinsi lain juga boleh masuk,” jelasnya.
Sumarno mengatakan, dalam proses seleksi peserta diwajibkan melakukan berbagai tahapan seleksi. Mulai dari administrasi, uji gagasan tertulis, uji kompetensi hingga rekam jejak.
Ia, proses seleksi terbebas dari intervensi.
“Seleksi terbuka dari manapun bisa masuk. Yang terpenting, kalau ada lobi-lobi tidak ada gunanya,” tegas Sumarno.
Disinggung mengenai pengisian jabatan lain yang kosong, mengatakan telah melakukan talent scouting .
Untuk melakukan pendaftaran bisa dilakukan dengan mengunduh dan mengunggah berkas secara berani. Melalui laman www.bkd.jatengprov.go.id/seleksiterbuka2021 .
Secara umum, persyaratan untuk dapat mendaftar di antaranya, PNS maksimal 56 tahun pada 1 Februari 2022. Sedang pernah menduduki jabatan administrator (Eselon III) atau jabatan fungsional serendahnya jenjang madya paling singkat dua tahun. Selain itu, menduduki jabatan paling rendah Pembina Tingkat I atau golongan ruang IV/b, memiliki pengalaman jabatan pada bidang terkait paling kurang lima tahun, serta syarat adminstratif dan teknis lainnya. (Denmas/Red)
