Reporter: Ahmad Fauzi
mediapantura.com, Bojonegoro – Operator lapangan minyak Banyu Urip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) bersama mitra pendamping dari Yayasan PESAT (Yayasan Pengelolaan dan Pelestarian Sumber Daya Alam Terpadu) memberikan pelatihan kepada Tim Pelaksana (Timlak) pembangunan infrastruktur desa penerima manfaat Patra Daya.
Kegiatan Pelatihan Timlak di laksanakan di Aula Kusuma Bangsa, Sabtu (25/09/2021) Yang di Hadiri oleh Direktur Yayasan PESAT Fathur Mu’in, Perwakilan EMCL Hasti Asih, Konsultan Teknis EMCL Muhammad Rondi, serta mendatangkan Narasumber Dr Nova Nevila Rodhi ST.MT Dosen Fakultas Teknik Universitas Bojonegoro dan diikuti seluruh timlak dari Desa Sukoharjo Kecamatan Kalitidu dan Sumbertlaseh Kecamatan Dander.
Direktur Yayasan PESAT Fathur Mu’in mengatakan, bahwa dalam program Patra Daya dari EMCL ini pihaknya dipercaya menangani Timlak dan membantu agar Timlak melaksanakan program secara benar. Mulai dari membantu pembuatan Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Detail Engineering Design (DED) sampai kepada teknik adminstrasi, penyusunan laporan, dan kesamaan pemahaman antar Timlak.
“Setelah tahapan pelatihan, atau tahapan setelah sosialisasi akan ada musyawarah pelaksanaan di mana dalam Musyawarah Pelaksanaan ini nantinya akan dijelaskan secara detik terkait dengan RAB dan DED akan disampaikan ke masyarakat. Sehingga masyarakat juga bisa ikut mengawasi,” terangnya
Dijelaskan, infrastruktur yang rencana dibangun tiap Timlak berbeda-beda antara desa satu dengan desa lainya yaitu untuk Desa Sumbertlaseh akan berupa pembangunan infrastruktur tribun lapangan sementara untuk Sukoharjo berupa pembangunan jalan desa.
Perwakilan EMCL Hasti Asih berharap kepada para Timlak tidak bosan dengan pelatihan meski sudah sering mendapatkan pelatihan dan berpengalaman. Justru diharapkan ada ide ide baru yang segar. Baik dari pemateri maupun sebaliknya dari para Timlak.
Selain Itu Hasti juga berpesar agar Timlak yang sudah dibentuk dan dipercaya oleh pihak desa akan Bekerja dengan sebaik-baiknya dan tertib adminstrasi sehingga nantinya saat pelaporan pertanggungjawaban bisa di buktikan dengan rinci dan detail sesuai dengan keadaan di lapangan.
Diakhir sambutannya Hasti juga berpesan agar program ini bisa di kerjakan sesuai dengan target yang sudah di tentukan yaitu selama 3 bulan sehingga awal Desember program Patra Daya yang sudah di laksanakan bisa di serah terimakan kepada Pemerintah Desa serta program Patra Daya yang dilaksanakan setiap tahunnya Juga didukung secara penuh oleh pihak SKK Migas.(af)
