Reporter: Ahmad Fauzi
Bojonegoro, mediapantura.com – Tim P3D HMJ Akuntansi STIE Cendekia Bojonegoro meraih hibah pengembangan pemberdayaan desa dari Kemendikbudristek yang mengusung judul “Pemanfaatan Budidaya Lele dan Manggot Sebagai Pengembangan Alternatif Bisnis Industri Rumahan dan Pengolahan Limbah Rumah Tangga”. Program ini dijalankan di Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro Provinsi Jawa Timur.
Tim P3D HMJ Akuntansi melakukan sosialisasi pada Sabtu, 7 Agustus 2021 melalui via zoom. Acara ini dihadiri oleh Kepala Desa Sukowati, Ketua karang taruna, masyarakat desa, Dosen beserta jajarannya serta Nurul Mazidah,SE.,MSA selaku Plt Ketua STIE Cendekia Bojonegoro.
Dalam acara tersebut, kepala desa Sukowati menyampaikan bahwa pihaknya sangat mengapresiasi adanya program yang dilakukan mahasiswa karena Desa Sukowati mengalami peningkatan dalam pertumbuhan dan pembangunan desa. Selain itu, akan menjadikan desa Sukowati menjadi desa mandiri.
Nurul Mazidah,SE.,MSA dalan memberikan sambutan menuturkan bahwa program yang dilakukan mahasiswa tidak hanya sebatas pengabdian. Tetapi merupakan pemberdayaan masyarakat di desa yang diharapkan akan ada luaran yang dihasilkan dan bermanfaat untuk Desa Sukowati dalan jangka panjang.
PLT Ketua STIEKIA Bojonegoro Juga Mengatakan bahwaProgram P3D merupakan implementasi merdeka belajar kampus merdeka (MBKM)
Sementara itu, Novianita Sari selaku Ketua TIM P3D HMJ Akuntansi menjelaskan bahwa program yang akan dijalankan di Desa Sukowati ini meliputi beberapa program kerja. Diantaranya yaitu Sosialisasi dan Perluasan Tempat Budidaya Lele dan Manggot (DILEMA) Kepada Mitra, Pendampingan Pembenihan Lele, Pendampingan Pembesaran Lele dengan Media Gentong, Pendampingan Ternak Manggot, Pelatihan Inovasi Produk Lele, dan Pemasaran Produk.
Diharapkan program tersebut bisa menjadikan desa yang mandiri dan berkembang dalam sistem UMKM untuk meningkatkan perekonomian Desa Sukowati, pungkas Via panggilan akrabnya.(af)
