Reporter: Ahmad Fauzi
Tuban, mediapantura.com – Pandemi Covid 19 sudah satu tahun lebih melanda negeri tercinta Indonesia. Ini sangat berpengaruh pada seluruh kegiatan dan perekonomian kita. Demikian juga dengan proses kegiatan belajar mengajar di sekolah maupun madrasah.
Pembelajaran harus dilaksanakan secara online/daring, demi mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan virus Corona ini. Aktifitas seperti ini banyak sisi kekurangannya Hal ini membuat pembelajaran tidak maksimal.
Didalam pembelajaran daring,
Sarana telekomunikasi Handphone merupakan alat yang paling efektif untuk komunikasi antara guru, siswa dan walisiswa selain sebagai alat belajar mengajar. Namun kendalanya, sebagian siswa tidak memiliki HP. Semisal memiliki HP, terdapat kendala lain yaitu kuota atau mungkin sulitnya signal. Masalah lain lagi terjadi karena tidak tatap muka langsung dengan guru, siswa banyak yang kurang faham dengan materi yang disampaikan. Hal ini membuat siswa menjadi malas belajar, bahkan mereka banyak yang pilih bermain game daripada mengikuti pembelajaran online.

Namun tidak demikian dengan siswa yang satu ini, Moh. Fauzan Idrus, siswa kelas 8B MTsN 1 Tuban. Selama Pandemi Covid 19 ini, dia sering mengikuti berbagai lomba academic. Dari lomba-lomba yang dia ikuti, Idrus sudah tiga kali mendapat medali perunggu dari lomba tingkat Nasional yang diadakan oleh Education Campus.
Saat kelas 7 tahun lalu, dia mendapatkan medali perunggu pada lomba Mata Pelajaran Matematika dan IPA. Kemarin tanggal 18 Juli 2021 dia mengikuti lagi Kegiatan Olympiade Math Ecoscience General Applied (OMEGA) 2021 Edisi 3 Tingkat Nasional Mata Pelajaran IPA Terpadu. Lagi-lagi dia meraih medali perunggu.
“Saya senang mengikuti lomba-lomba akademik seperti ini, karena menambah ilmu pengetahuan dan pengalaman saya,” kata siswa berasal dari Jenu, Tuban ini.
Idrus mendapatkan informasi lomba Olympiade ini dari Instagram dan grup Telegram yang dia ikuti.
Kepala MTsN 1 Tuban, Tasmo, sangat merasa bangga dengan keberhasilan yang diraih salah satu siswa di Madrasah yang dipimpinnya.
“Terima kasih Fauzan Idrus, kamu sangat membanggakan madrasah tercinta kita. Walaupun Pandemi seperti ini, namun tidak mengendurkan semangat belajarmu,” ujarnya penuh bangga, Kamis (29/07/2021).
Tasmo juga mengucapkan terimakasih kepada guru dan walikelas yang mengajar dan membimbing Fauzan Idrus selama dua tahun ini. Selain itu, pria asal Soko ini berharap, siswa lain bisa meniru langkah dan semangat Fauzan Idrus. (af/Susi)