Komisi 4 DPRD Tuban Dorong Pememerintah Kabupaten Tuban Bentuk Tim Ahli Cagar Budaya

Reporter: Ahmad Fauzi

Tuban, mediapantura.com – Ketua komisi 4 DPRD kabupaten Tuban beserta anggota melaksanakan kunjungan ke Balai Pelestarian cagar budaya Jawa Timur yang terletak di Trowulan Kabupaten Mojokerto.

Astuti juga menjelaskan bahwa maksud dan Tujuan untuk berkonsultasi dengan Dinas pariwisata dan kebudayaan Jawa Timur Terkait perlindungan,pengembangan,dan pemanfaatan cagar budaya melalui upaya perumusan kebijakan yang telah di amanahkan oleh UU nomor 11 tahun 2010 Tentang cagar budaya yang telah di implementasikan ke dalam perda nomor 15 tahun 2020.

Politisi Asal Gerindra ini juha menuturkan Bahwa Kabupaten Tuban memiliki nilai sejarah yang sangat tinggi dari mulai pra sejarah,pra kolonial dan masuknya peradaban Islam,ini terbukti dari beberapa temuan prasasti dan benda bersejarah lainnya, sehingga kekayaan budaya sebagai identitas budaya harus di jaga, dilestarikan,dirawat sehingga nilai sejarah yang terkandung di dalamnya tidak pudar di makan oleh perkembangan zaman dan peradaban.

Dalam hal ini maka Pemerintah Daerah memiliki tanggung jawab dalam pelestariannya untuk itu di rasa sangat perlu untuk membentuk Tim Ahli Cagar Budaya yang beranggotakan paling sedikit 5 orang ,yaitu para ahli dari berbagai bidang ilmu yang memiliki sertifikat kompetensi untuk memberikan rekomendasi penetapan,pemeringkatan,penghapusan cagar budaya Serta Tenaga ahli pelestarian yang memiliki sertifikat kompetensi keahlian khusus di bidang perlindungan, pengembangan,atau pemanfaatan cagar budaya serta nantinya pihak Dinas pariwisata dan kebudayaan Jawa Timur Siap melakukan pendampingan untuk Kabupaten Tuban.

“Setelah Tim Ahli memiliki SK dari Bupati maka tentunya komisi 4 DPRD Tuban juga harus mendorong dari sisi anggarannya.Banyak hal yang bisa di gali dari peninggalan sejarah di kabupaten tuban termasuk pengembangan wisata pantai dan wisata maritimnya,” ucap Astuti.

Diakhir pernyataan pers Astuti juga mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kunjungan Ke Balai pelestarian cagar Budaya Jawa Timur di laksanakan selama Dua Hari (5-6/04) dengan Tetap menerapkan Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19 Secara Ketat.(af)

Pos terkait