Reporter : Ahmad Fauzi
Bojonegoro, mediapantura.com – Bertempat MPS Kapas Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar parawansa bersama Forkopimda Jawa Timur diantaranya Sekdaprov Heru Cahyono beserta Forkopimda Kabupaten Bojonegoro, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah, Kapolres Bojonegoro AKBP M. Budi Hendrawan, SIK, MH, Dandim 0813/Bojonegoro, Sekda Nurul Azizah mengahadiri puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Koperasi Kareb Ke 44, Minggu (20/09/2020).
Untuk memperingati HUT Koperasi Kareb Ke-44 dengan mengambil tema ” Kareb Sehat Bermasker “.
Dalam sambutan Direktur Koperasi Kareb Sriyadi Purnomo SE,MM mengucapkan terimakasih kepada segenap jajaran Forkopimda Jawa Timur khususnya Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa beserta Sekdprov dan jajaran Forkopimda Kabupaten Bojonegoro yang sudah menyempatkan hadir dalam acara HUT Ke-44 Koperasi Kareb.
Direktur Koperasi Kareb juga mengatakan bahwa selama kiprahnya 44 Tahun Koperasi Kareb yang menangani 5 unit usaha di Kabupaten Bojonegoro berjalan lancar serta malah berkembang sangat pesat.
Sementara di tengah Pandemi Covid-19 pihak Koperasi Kareb dalam proses produksi juga menerapkan protokoler kesehatan diantaranya memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak serta seluruh karyawan dan management juga melaksanakan Rapid Test dan sampai saat ini seluruh karyawan Koperasi Kareb negatif tidak ada yang terpapar virus covid-19.
Dalam peringatan HUT Koperasi Kareb Ke 44 juga melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dengan membagikan masker, Sembako.
Sementara itu, Bupati Bojonegoro Anna Mu’awanah saat memberikan sambutan selamat datang kepada Gubernur Jawa Timur, saat ini pemerintah Kabupaten Bojonegoro fokus dalam aspek infrastruktur jalan serta nantinya pada tahun 2021 Pemkab Bojonegoro akan terfokus pada sektor Pertanian.
Pada Kesempatan HUT Koperasi Karep Ke 44 Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berharap sektor koperasi nantinya bisa mendorong peningkatan ekonomi masyarakat khususnya di Jawa Timur.

Mantan Menteri Sosial ini juga berharap nantinya penggerak UMKM dan Koperasi juga bisa menggerakkan dengan memanfaatkan digitalisasi Maupun elektronik.
“Tantangan hari ini harus menyiapkan aplikasi dan training-training sekala kecil dan terus menerus dengan memanfaatkan sistem online atau elektronik/digitalisasi sistem,” pungkas Gubernur Jatim.