Reporter : Ahmad Fauzi
Tuban, mediapantura.com – Widodo seorang pengusaha kerupuk yang ada di Kabupaten Tuban tepatnya di Dusun Krajan RT 8 RW 2 Desa Penambangan Kecamatan Semanding Kabupaten Tuban, komoditas pangan olahan bersama karyawannya masih disukai masyarakat bumi wali Tuban maupun luar Tuban di saat Pandemi Covid-19 saat ini.
Widodo juga menuturkan bahwa usaha yang digeluti mulai di rintis sejak tujuh tahun silam saat ini memiliki karyawan untuk membantu produk kerupuk bawang Ngebong sejumlah 10 Karyawan untuk menopang permintaan pasar yang saat mulai meningkat drastis.
“Untuk omzet yang sudah di raup selama menggeluti usaha produksi kerupuk bawang Ngebong sudah meraup laba puluhan juta rupiah” ucap pengusaha asal Desa Penambangan.
Untuk pemasaran kerupuk bawang Ngebong pihaknya menyasar sejumlah toko tradisional yang ada di Kabupaten Tuban maupun serta di beberapa wilayah pantura yang meliputi daerah Bojonegoro, Lamongan, Gresik. Para pekerja itu mulai produksi, pembungkus dan sopir untuk memasarkan ke toko Widodo sangat mempercayakan semuanya kepada karyawan.
“Untuk pemasaran kerupuk selain di kota Tuban sendiri, kita pasarkan keluar yakni di kota Bojonegoro, Gresik dan Lamongan,” pungkas Widodo saat di jumpai awak mediapantura.com Rabu(12/08/2020).
Hal senada juga diungkapkan oleh Wulan salah satu karyawan Widodo yang sudah bekerja selama 3 tahun bahwa usaha kerupuk bawang Ngebong ini sangat disukai masyarakat jadi minimal per hari seluruh karyawan harus bisa memproduksi hingga ratusan pacs kerupuk untuk segera di antar kepada konsumen maupun di toko.
Diakhir, Wulan juga berharap nantinya masyarakat Kabupaten Tuban dan sekitarnya agar tetap menyukai produk lokal seperti kerupuk bawang Ngebong agar produksi tetap berjalan lancar hingga bisa menembus pasar nasional maupun Internasional. (Af)
