Reporter : Ahmad Fauzi
Bojonegoro, mediapantura.com – Kampus STIEKIA terus menorehkan prestasi di kancah nasional melalui program kewirausahaan yang sudah di rintis dan dikembangkan oleh para mahasiswa maupun mahasiswi STIEKIA Bojonegoro.
Kali ini perwakilan dua Unit Kerja Mahasiswa (UKM) HMJ Akuntansi dan UKM Gmail terpilih di program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Dirjen Perguruan Tinggi melalui program ” Penilaian Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) “.
Salah satu mahasiswi dari penerima program PHP2D perwakilan HMJ Akuntansi, Maret Athin Mubaidlo’ah memberikan keterangan kepada reporter awak mediapantura.com bahwa konsep dari kegiatan pengabdian masyarakat kami yaitu kegiatan budidaya magot yaitu semacam telur dari lalat begitu.
“Kita bikin konsep budidaya magot untuk makan ternak lele,” kata Maret Athin Mubaidlo’ah.
Magot ini makannya sampah dan sisa makanan serta limbah rumah tangga seperti sayur buah yang sudah busuk. Magot ini nantinya akan digunakan sebagai makanan dari lele itu sendiri makanya kami gabungkan jadi satu soalnya saling keterkaitan. Budidaya lele ini nantinya tidak usah membelikan makanan apapun karena magot juga kaya akan protein sehingga bagus untuk konsumsi lele.
“Magot ini sebagai makanan lele yang terbuat dari limbah atau sampah sayur, buah yang sudah busuk sehingga akan mengurangi biaya pakan lele,” jelas Maret.
Nantinya program pengabdian akan ia laksanakan di Desa Sukowati Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro dengan menggandeng Beberapa Stokholder Desa setempat mulai dari pemerintah Desa hingga organisasi pemuda.
Sementara itu, Ketua STIEKIA Bojonegoro Drs. Tri Suwarno, SH, MM sangat mengapresiasi atas capaian dari mahasiswa yang mampu mendapatkan Program Berskala Nasional.
Dia juga berharap prestasi semacam ini ditingkatkan agar kampus STIEKIA Bojonegoro bisa di kenal luas masyarakat Bojonegoro maupun Nasional dengan prestasi-prestasi yang membanggakan untuk Kabupaten Bojonegoro.(Red)
