Home Politik|Pemerintahan Sosialisasi Notaris Masuk Desa (SNMD) Resmi Di Buka Oleh Bupati Bojonegoro

Sosialisasi Notaris Masuk Desa (SNMD) Resmi Di Buka Oleh Bupati Bojonegoro

59

Bojonegoro – Di gelarnya acara sosialisasi Notaris Masuk Desa (SNMD) yang bertempat di Balai Desa Mojodeso, Kecamatan Kapas, secara resmi di buka oleh Bupati Bojonegoro, DR. Hj. Anna Mu’awanah, pada tanggal 14 November 2018.

Dalam acara tersebut di hadiri oleh Camat Kapas, Forpimca Kecamatan Kapas, Kepala Desa Mojodeso, Pengurus (INI) wilayah Jawa Timur, dan pengurus (INI) daerah Bojonegoro.

Acara yang diselenggarakan oleh Ikatan Notaris Indonesia (INI), Pengurus Daerah Bojonegoro dan Pengurus Wilayah Jawa Timur, ini bertujuan untuk mengenalkan tugas dan fungsi notaris untuk pentingnya badan hukum bagi Usaha Kecil dan Menengah (UKM).

Bambang Heru Juwito selaku ketua Pengurus Wilayah (INI) Jawa Timur, dalam sambutanya mengatakan bahwa, dirinya memang mempunyai program berkeliling ke berbagai kabupaten dan kota di Jawa Timur, guna melakukan sosialisasi berupa pengenalan mengenai jabatan kami sebagai notaris,

“Selama ini kami terkesan tertutup sehingga tidak semua masyarakat memahami tugas-tugas kami dan kita dapat bertukar pikiran berbagi pengalaman untuk memberi manfaat kepada kita semua,” kata Bambang Heru Juwito.

Di kesempatan sama, Bupati Bojonegoro Dr. Hj. Anna Mu’awanah menyampaikan bahwa, dengan Bojonegoro yang terdiri dari 432 desa/kelurahan, dan termasuk dengan 1700 dusun, bahwa keberadaan notaris adalah sangat penting Untuk dapat mensupport kelembagaan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) terutama yang bergerak di bidang pariwisata dan agrobisnis,

“Di situ tentunya sudah menjadi kue bagi notaris di 430 titik, belum lagi disetiap desa yang mempunyai 2 bidang usaha atau lebih, dan semuanya itu memang perlu suatu akta kepemilikan yang dikeluarkan oleh akta notaris,” tutur Dr. Hj. Anna Mu’awanah.

Bupati Bojoegoro, Dr. Hj. Anna Mu’awanah menambahkan, bahwa Ikatan Notaris Indonesia juga harus memikirkan juga penyebarannya, sehingga bagi wilayah Bojonegoro yang terpencil tempatnya agar dapat menjangkaunya.

Usai acara sambutan-sambutan, kemudian dilanjut acara penyerahan secara simbolis bantuan air bersih bagi 3 (tiga) desa di Bojonegoro. (Gok/MP)